Meriahkan Ramadhan, SMK Muhammadiyah Purworejo Gelar Lomba Hadroh dan Kultum Secara Virtual

    


Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah Ranting SMK Muhammadiyah Purworejo, saat menyerahkan program kegiatan Lomba Hadroh dan Kultum - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan, IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah Purworejo) Ranting SMK Muhammadiyah Purworejo, mengadakan lomba Hadroh dan Kultum secara virtual.

Lomba ini, ditujukan untuk pelajar tingkat SMP/MTs se Kabupaten Purworejo. Untuk pendaftarannya, tidak dipungut biaya alias gratis.

“Tujuannya untuk menyemarakkan bulan Ramdhan. Walau masih Pandemi, kami berinisiatif untuk membuat sebuah acara perlombaan secara virtual,” ujar Kepala SMK Muhammadiyah Purworejo, Zhulkhikmah Asobari, SE, Senin (26/04/2021)

Dalam lomba Hadroh dan Kultum ini, jelas Asobari, berbentuk video. Peserta mengirim video ke panitia, kemudian video tersebut diupload di you tube SMK Muhammadiyah Purworejo, untuk bisa ditonton atau dinikmati oleh sekolah peserta yang bersangkutan atau masyarakat.

Lomba Virtual Hadroh dan Kultum SMK Muhammadiyah Purworejo - Istimewa

Lomba Virtual Hadroh dan Kultum SMK Muhammadiyah Purworejo – Istimewa

Asobari berharap, meski saat ini masih Pandemi, siswa atau peserta tetap bisa menyalurkan bakat atau kreativitasnya, melalui perlombaan yang diadakan, sehingga selain dapat menjalankan puasa di bulan Ramadhan, juga ikut menyemarakkan lomba yang diadakan.

“Selain untuk mengisi bulan Ramadhan ini sebagai kegiatan siswa kami, secara tidak langsung juga untuk promosi sekolah, dengan harapan sekolah kami bisa lebih dikenal siswa SMP/MTs yang ada di Kabupaten Purworejo,” terang Asobari.

Dijelaskan pula oleh Asobari, pendaftaran peserta dimulai dari tanggal 21 hingga 29 April 2021. Pengumpulan video pada 2 Mei 2021, dan hasil lomba, diumumkan pada 10 Mei 2021.

Untuk tiap jenis lomba, diambil juara/pemenang 1, 2, 3. Pemenang berhak mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan. Dan setiap peserta mendapatkan E-Sertifikat.

Ketentuan lombanya, kata Asobari, untuk lomba Hadroh, durasi lagu maksimal 10 menit, peserta maksimal 12 orang, judul lagunya sudah ditentukan, ‘Addinu Lana’.

Untuk lomba kultum, ketentuannya, durasi maksimal 8 menit, tema kultum ‘Jadikan Ramdhan ini sebagai bulan perubahan diri, dan peserta wajib sertakan minimal 1 dalil.

“Seluruh peserta wajib memakai busanan muslim, dan kualitas video HD,” kata Asobari.

Untuk teknis pengumpulan videonya, peserta melakukan pengiriman video hasil karya ke panitia melalui Formulir Pendaftaran digital di https://s.id/kumpuldisiniya, dengan persyaratan: mengisi identitas (nama peserta dan alamat email), serta mengupload file video.

Yang dinilai dalam lomba ini, untuk jenis lomba Hadroh, penilaian musik (musik/pukulan), variasi, dan keserasian lagu, penilaian vocal, meliputi keutuhan dan power suara, pengaturan nafas, keindahan suara, kesesuaian vokal dan backing vokal, penilaian adab: Fashohatul kalimat, kesiapan peserta, performa, ekspresi, dan penghayatan.

“Bobot penilaian vokal 40%, musik 40%, dan adab 20% . Apabila terdapat akumulasi nilai yang sama, maka akan diprioritaskan pada nilai vokal,” jelas Asobari.

Penilaian lomba Kultum, menurut Asobari, peserta menyampaikan identitas diri dan judul. Bobot Penilaianbya, kesesuaian tema, judul, dan isi kultum : 40%, vokal/artikulasi/intonasi/improvisasi 40%, dan mimik wajah atau ekspresi 20% . Apabila terdapat akumulasi nilai yang sama, maka akan diprioritaskan pada kesesuaian tema, judul, dan isi kultum.

“Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” pungkas Asobari. (Jon)