Langgar Protokol Kesehatan, Imigrasi Deportasi Penekun Yoga House of Om Bali

    


Pemilik Pusat Yoga House of Om Bali Barakeh Wissam Ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar sebelum dilakukan tindakan deportasi ke negara asalnya, Rabu, 24 Juni 2020 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pemilik Pusat Yoga House of Om Bali Barakeh Wissam dideportasi oleh pihak Imigrasi. Penekun yoga itu dinilai melanggar Pasal 75 Ayat 1 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Hukum dan HAM Bali Jamaruli Maniuruk mengatakan, Wissam saat Ini ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar menunggu tindakan deportasi.

BACA JUGA
Pemilik Pusat Yoga Minta Maaf Terkait Kerumunan Massa yang Viral di Medsos

Di Tengah Pandemi, Aktifitas Kerumunan Yoga Orang Asing Viral di Medsos

“Dikenakan tindakan administratif Keimigrasian terhadap yang bersangkutan dengan sanksi deportasi,” kata Jamaruli Maniuruk di kantor Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar di Jimbaran, Rabu, 24 Juni 2020.

Sebelumnya, Barakeh Wissam memfasilitasi yoga massal dengan jumlah peserta sekitar 60 orang. Peserta semuanya wisatawan asing yang berada di Bali. Foto-foto aktifitas yoga yang diadakan di House of Om Bali Gianyar itu kemudian viral di medsos.

Foto yang viral di Sosial Media (sosmed) terkait adanya dugaan aktivitas yoga massal ditengah pandemi Covid-19 di House Of Om Bali, Jalan Raya Bona, Bitera, Gianyar - foto: Istimewa

Foto yang viral di Sosial Media (sosmed) terkait adanya dugaan aktivitas yoga massal ditengah pandemi Covid-19 di House Of Om Bali, Jalan Raya Bona, Bitera, Gianyar – foto: Istimewa

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mendapat keterangan penanggung jawab kegiatan bernama Barakeh Wissam berkewarganegaraan Suriah. Ia memegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) Investor bernomor register 2C12EB0367-T yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Ijin tinggal terbatas itu berlaku sejak 12 Desember 2019 sampai 11 November 2021. House of Om Bali berdiri dibawah naungan PT. Aum House Bali. Dalam kepengurusan perseroan terbatas itu, Barakeh Wissam menjabat sebagai direktur.

“Kegiatan tersebut tidak mendapat persetujuan resmi dari Desa Adat setempat, hanya pemberitahuan secara lisan,” kata Jamarulli.

Ditambahkan, kegiatan itu juga menyalahi aturan protokol kesehatan Covid-19, tidak menerapkan social distancing dan peserta tidak mengenakan masker. (Way)