Kunjungi MA An Nawawi Berjan Purworejo, Ini Pesan Kasubdit Kurev Kemenag RI

oleh
DR H. Suwardi, M,Pd., Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi (Kurev) Direktorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI bersama Pengasuh Ponpes An Nawawi Berjan KH Achmad Chalwani dan H.Sahlan, S.Ag, M.S.I., beserta jajarannya dalam kunjungannya ke MA An Nawawi Berjan Purworejo, Rabu (01/02/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – DR H. Suwardi, M,Pd., Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi (Kurev) Direktorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI, Rabu (01/02/2023), melakukan kunjungan kerja ke MA An Nawawi Berjan Purworejo.

Kedatangan Kasubdit Kurev ini, diterima KH Achmad Chalwani selaku Pengasuh Ponpes An Nawawi Berjan dan Kepala MA An Nawawi Berjan, H.Sahlan, S.Ag, M.S.I., beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, Suwardi juga bertemu dengan Tim Penjamin Mutu MA An Nawawi berjumlah sekitar 27 orang dan beberapa tamu undangan lainnya yang masih satu payung dengan MA An Nawawi Berjan Purworejo, yakni MTs dan IAI An Nawawi.

Lailatul Machsunah, S.H.I., salah satu anggota Tim Penjamin Mutu MA An Nawawi Berjan Purworejo menyebut, dalam kunjungannya itu, Suwardi memberikan banyak motivasi dan pesan, khususnya terkait dengan perkembangan dunia pendidikan.

“Sebelum pembelajaran, guru sebaiknya melakukan Asessmen Diagnostik untuk mengetahui kemampuan dasar siswa, guru harus melakukan proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar siswa bisa mengembangkan dirinya, dan guru harus mengajar dengan cinta,” ungkap Laila, Kamis (02/02/2023), terkait pesan Suwardi, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi (Kurev) Direktorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI.

Dalam kesempatan tersebut, Suwardi juga meninjau tentang perkembangan MA An Nawawi sendiri, bagaimana keberlangsungan MA PK, yang mana MA An Nawawi itu menjadi salah satu madrasah unggulan Program Keagamaan (PK) diantara sekitar 40 an madrasah se Indonesia.

Menurut Laila, Kasubdit Kurev sangat apresiatif sekali karena begitu masuk kelas MA PK (kelas XI putra dan putri), pada saat jam pelajaran siang, anak-anak masih semangat dalam belajarnya. Mereka senang dengan kehadiran Kasubdit Kurev ini, karena menjadi motivasi tersendiri bagi mereka untuk menambah ilmu dan semangat belajarnya.

“Beliau juga memberikan pengarahan dan penjelasan tentang jalannya Kurikulum Merdeka. MA An Nawawi menjadi salah satu pilot projek di Jateng untuk pelaksanaan Kurikulum Merdeka ini,” terang Laila.

Pesan untuk MA PK, kata Laila, memang harus lebih dari yang lain, karena memang itu keunggulan. Ramuan atau materi pelajaran untuk anak-anak MA PK boleh berbeda dengan jurusan yang lain, meski ini di dalam pesantren, dimana dalam pesantren tentu banyak sekali ilmu-ilmu yang sama. Dan proses masuk MA PK, memakai seleksi dengan standar yang sudah ditentukan.

“Harapannya, bagi kami sebagai tim penjamin mutu, kita untuk lebih semangat lagi, bagaimana menyusun kurikulum, bagaimana membentuk kurikulum madrasah ini agar madrasah ini memang betul-betul bisa diharapkan lebih unggul lagi,” ujar Laila.

Dengan kunjungan Kasubdit Kurev ini, Laila juga berharap, aspirasi yang pernah disampaikan, diteruskan kepada pemerintah pusat, terutama pada Kemenag, bahwa pendidikan di dunia pesantren luar biasa. Jadi jika diramu dan dimenej dengan luar biasa maka akan menjadi sekolah atau madrasah-madrasah yang luar biasa.

“Bukan untuk mengalahkan sekolah umum lainnya, namun bisa menjadi partner yang baik bagi sekolah umum,” pungkas Laila. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News