Kemudahan Layanan Sistem Digital Office yang Dikembangkan Kabupaten Badung

    


Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung mengembangkan inovasi Digital Office (DIGOF) dalam penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Administrasi Umum Pemerintahan - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung mengembangkan inovasi Digital Office (DIGOF) dalam penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Administrasi Umum Pemerintahan.

DIGOF dikembangkan menjadi master sistem yang memuat 22 aplikasi berbasis elektronik. Aplikasi tersebut terbagi untuk kepentingan internal, maupun eksternal yang dapat diakses oleh masyarakat.

Kapala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan, Kamis (20/8/2020) menjelaskan, penerapan Digital Office (DIGOF) merupakan transformasi sistem penyelenggaraan pemerintahan dari manual menuju sistem elektronik.

Sebagai Perangkat Daerah yang bertugas menyelenggarakan pelayanan publik, dikatakan Agus Aryawan, kinerja dan produktivitas pegawai diharapkan meningkat. Pola kerja pegawai tidak lagi dibatasi sekat birokrasi yang berbelit-beli, memakan waktu panjang dan sulit di kontrol.

“Ditengah pandemi Covid-19 masyarakat dapat mengurus berbagai keperluan perizinan dan non perizinan yang mencakup 145 jenis layanan secara online. Sehingga produktifitas tidak menurun dan resiko dari penyebaran Covid-19 dapat dihindari,” kata Agus Aryawan.

Pihaknya sudah menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang teregister pada Balai Sertifikasi Elektronik, Badan Siber dan Sandi Negara. Dengan demikian, potensi pemalsuan dokumen dapat dihindari, termasuk mengurangi penggunaan kertas.

“Dari 22 aplikasi yang dibangun secara mandiri sudah diimplementasikan sebanyak 15 aplikasi. 7 aplikasi dalam tahap pengembangan. Target kami semua aplikasi DIGOF rampung pada akhir tahun ini,” kata Agus Aryawan.

Aplikasi DIGOF DPMPTSP Badung dilengkapi Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan QRCode meliputi:

1. Sistem ARSIPER (Agenda, Arsip dan Persuratan)

2. Sistem PROGRESIF (Progres Realisasi Keuangan dan Fisik)

3. LAPERON ( Layanan Perizinan Online)

4. Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Elektronik, Omni Channel (integrasi Media Sosiial, Massage, Voice, dan Call)

5. Single Line Call Center

6. Antrian Online

7. Konsultasi ITR dan Gambar IMB online

8. Virtual Account Pembayaran Retribusi

9. Estimator Biaya IMB Online

10. UNDAGI (Unit Desain Arsitektur) Online

11. SIAP Lapor (Sistem Informasi Advokasi Pengaduan dan Pelaporan)

12. Tracking System Perizinan

13. SMS gateway system

14. BISC (Badung Investment Service System)

15. Informasi Digital

16. Cetak Izin Online

17. RIBON (Regu Izin Bermotor Online)

18. Data Access Management

19. Task Management System

20. SMS Masking Broadcast

21. ChatBot System

22. E-Tiket Parkir Pengunjung. (*)