Kemenkumham Dorong Pemilihan Kesehatan dan Ekonomi Nasional dengan Revolusi Digital

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menekankan bahwa Kemenkumham mendorong pemulihan kesehatan dan peningkatan ekonomi nasional melalui revolusi digital.

Selain itu, Kemenkumham juga mengakselerasi kebijakan dalam mendorong kemudahan berusaha melalui peran Ditjen PP dan BPHN dalam pembenahan regulasi serta peran AHU dalam penyederhanaan proses perizinan.

“Kemenkumham telah merilis produk hukum baru berupa Perseroan Perseorangan yang bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi,” jelas Yasona di acara Seminar Nasional ini dilaksanakan secara hybrid, luring di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM, Selasa, 12 Oktober 2021.

Ditjen KI berperan mendukung UMKM dengan menyediakan layanan digital untuk pendaftaran merek. Sedangkan Ditjen Imigrasi berinovasi menciptakan visa elektronik bagi kemudahan investor.

“Ditjjen HAM juga telah membangun aplikasi penilaian risiko bisnis untuk memfasilitasi perusahaan di semua lini bisnis,” jelasnya.

Sementara, Wakil Presiden Ma’ruf Amien yang hadir dalam acara yang diselenggarakan secara hybrid itu mengatakan, kondisi pandemi ini memerlukan ketepatan dalam setiap kebijakan dan peraturan perundang-undangan.

“Aturan kedaruratan dibutuhkan untuk mencegah keterlambatan bertindak yang berpotensi menyebabkan kerugian negara yang lebih besar,” kata Wapres. (Bob)