Imigrasi Bali Deportasi Lagi Belasan Pelaku Cybercrime ke Taiwan

oleh
Deportasi sejumlah pelaku scamming asal Taiwan yang digulung tim penindakan Imigrasi di sebuah vila di Kecamatan Marga, Tabanan - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Banyaknya pelaku scamming asal Taiwan yang digulung di Bali membuat Imigrasi mendeportasi secara bertahap.

Deportasi kloter pertama mengangkut 5 orang Taiwan, kedua 11 orang dan ketiga sebanyak 16 orang.

“Total ada 32, deportasi ketiga pada 1 Juli 2024, semuanya diterbangkan dengan tujuan akhir Taiwan Taoyuan International Airport,” kata Plh. Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar Gustaviano Napitupulu, Rabu, 3 Juli 2024.

Gustav mengatakan, 13 orang mendapatkan penanganan khusus untuk pendalaman kasus penipuan lintas negara itu.

Mereka dipindahkan dari Rudenim Denpasar ke Ruang Detensi Direktorat Jenderal Imigrasi.

Ratusan warga asing asal Taiwan itu diamankan dari sebuah vila di Kecamatan Marga, Tabanan pada akhir Juni lalu.

Mereka terlibat dalam kasus penipuan scamming dengan target korban di Malaysia. Para pelaku menjalankan aksi scamming dari Bali sudah cukup lama.

Namun, petugas kesulitan melacak karena lokasinya berpindah-pindah. Baru pada Rabu (26/6/2024) tim Operasi Bali Becik berhasil menggulung para pelaku.

“Mereka masuk ke Indonesia dalam kelompok kecil melalui berbagai wilayah di Indonesia. Waktu kedatangannya antara tahun 2023-2024,” kata Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Saffar Muhammad Godam.

Saffar mengatakan, Operasi Gabungan Bali Becik dilakukan secara persuasif hingga penindakan. Sebelumnya, Imigrasi memberikan informasi kepada orang asing terakit aturan di Indonesia

“Bahwa ada kewajiban orang asing untuk mematuhi peraturan perundangan yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, Imigrasi juga melibatkan Polda Bali untuk menggelar razia lalu lintas untuk orang asing. Warga asing yang terkena tilang akan dijatuhi sanksi keimigrasian.

“Agar ada efek jera untuk orang asing yang melanggar lalu lintas. Itu kami rencanakan selanjutnya setelah semua benar-benar siap,” jelas Saffar Muhammad Godam. (Way)

KORANJURI.com di Google News