Di Tengah Pandemi, SMK Muhammadiyah Purworejo Ukir Prestasi

    


SMK Muhammadiyah Purworejo, berhasil menjadi juara umum pada event Individual Virtual Drum/Marching Band Competition se Kabupaten Purworejo, yang diselenggarakan oleh Gita Nada Baskara Purworejo pada 28 September - 7 November 2020 - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Di tengah pandemi, siswa SMK Muhammadiyah Purworejo mengukir prestasi. Sekolah ini, berhasil menjadi juara umum pada event Individual Virtual Drum/Marching Band Competition se Kabupaten Purworejo, yang diselenggarakan oleh Gita Nada Baskara Purworejo pada 28 September – 7 November 2020.

Dalam perlombaan virtual yang diikuti oleh 126 peserta tersebut, terbagi dalam berbagai divisi, yakni, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dan SMK/SMA. Kejuaraan tersebut, memperebutkan Piala Bupati Purworejo.

“Dari 7 kategori yang dilombakan, Pianika, Melody, Perkusi, Colour Guard, Mayoret, dan Brass, kita hanya ikut 5 kategori. Ada 13 siswa yang ikut dalam lomba tersebut,” jelas Zhulkhikmah Asobari, SE, Kepala SMK Muhammadiyah Purworejo, Kamis (12/11/2020).

Menurut Asobari, lomba dilaksanakan secara virtual. Peserta, mengirimkan video pada panitia, untuk kategori lomba yang diikuti. Setelah diadakan penilaian oleh tim juri, akhirnya SMK Muhammadiyah Purworejo meraih juara umum.

Prestasi yang berhasil diraih SMK Muhammadiyah Purworejo ini, jelas Asobari, untuk Kategori Pianica, berhasil meraih juara I atas nama Dika Putriana, Kategori Pianica juara II, diraih Annisa Khusnun Atifah, Kategori Perkusi HTS juara I, diraih Fahri Ramadhan, Kategori Perkusi HTS juara II, diraih Lukmantoro.

Pada Kategori Brass, berhasil meraih juara I atas nama Choirul Muna D, Kategori Melodi (Marching Bell/Belleyra, berhasil mendapat juara I atas nama Nelly Felinda Pratiwi, Kategori Melodi (Marching Bell/Belleyra mendapat Juara II atas nama Mauliana Nawang Sari, Kategori Color Guard meraih juara I atas nama Raspini, serta pada Kategori Color Guard, berhasil meraih juara II atas nama Septianingsih Dwi Arum.

“SMK Muhammadiyah Purworejo menjadi juara umum serta juara favorit tingkat SMA/SMK dalam lomba virtual tersebut. Kita menerima hadiah berupa piala, uang pembinaan, dan sertifikat,” ungkap Asobari bangga.

Perlombaan tersebut, menurut Asobari, merupakan kerjasama antara SMA Muhammadiyah Purworejo, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia) cabang Purworejo, dan mendapat dukungan penuh dari Bupati Purworejo.

Atas prestasi yang diraih anak didiknya itu, Asobari mengaku sangat bangga. Menurutnya, walau di masa pandemi, paling tidak siswa punya tempat untuk menyalurkan bakat mereka, dan bisa meraih prestasi.

“Dengan prestasi di kejuaraan ini, bisa memacu siswa untuk lebih giat lagi dalam mengikuti kegiatan ekstra unggulan ini,” harap Asobari.

Dijelaskan pula, bahwa marching band, merupakan ekstra kurikuler unggulan di SMK Muhammadiyah Purworejo. Ekstra kurikuler yang satu ini, kerap meraih prestasi di banyak kejuaraan.

Lebih jauh Asobari mengungkapkan, di SMK Muhammadiyah Purworejo, terdapat dua kompetensi keahlian, TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) dan Akuntasi Keuangan dan Lembaga. Jumlah siswa secara keseluruhan saat ini mencapai 220 siswa.

Dalam pelaksanaan pendidikan di SMK Muhammadiyah Purworejo, pihaknya juga menjalin MoU dengan beberapa perusahaan, dalam penyaluran alumni di dunia kerja.

Dalam hal ini, pihaknya juga menjalin kerjasama dengan ABKK (Asosiasi Bursa Kerja Khusus) Kebumen, maupun FKBKK (Forum Komunikasi Bursa Kerja Khusus) Purworejo. Beberapa perusahaan yang menjalin MoU ini, PT Chemco, Astra Group, PT Sami Jepara, PT Ungaran Sari Garment, Restoran Solaria, dan PT Sritex.

“Kita memiliki BKK Surya Mandiri, yang membantu siswa dalam penyaluran kerja di dunia industri. Di tahun 2019, 60 persen alumni berhasil kita salurkan, sisanya melanjutkan kuliah dan berwirausaha. Untuk tahun 2020 ini, karena pandemi, masih belum terdeteksi,” pungkas Asobari, yang didampingi Estina Arumsari, SPd, Ketua BKK Surya Mandiri. (Jon)