Bupati Purworejo Lantik 7 Pejabat Administrator dan 2 Pejabat Pengawas

oleh
Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM saat melantik dan mengambil sumpah 7 pejabat administrator dan 2 pejabat pengawas di ruang Arahiwang kompleks Kantor Bupati Purworejo, Senin (30/01/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk mewujudkan Visi Purworejo Berdaya Saing 2025 atau Panca Daya Saing, memerlukan kesiapan salah satunya dengan membangun birokrasi berkualitas. Dengan demikian diharapkan dapat menggerakkan roda pemerintahan serta menjalankan program-program pemerintah secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Penegasan itu disampaikan Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM saat melantik dan mengambil sumpah 7 pejabat administrator dan 2 pejabat pengawas di ruang Arahiwang kompleks Kantor Bupati Purworejo, Senin (30/01/2023). Hadir Wabup Hj Yuli Hastuti SH, Sekda Drs Said Romadhon, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta Kepala Perangkat Daerah.

Para pejabat yang dilantik ini, Bangun Erlangga Ibrahim, SSTP, MN, semula Camat Butuh dimutasi jadi Camat Ngombol, Kusairi, AP, MM, semula Camat Bagelen dimutasi jadi Camat Butuh, Dwijo Mudiarto, S.Sos, MM, semula Camat Ngombol jadi Camat Bagelen.

Bagas Adi Karyanto, S.Sos, MM semula Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dipromosi jadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Vivin Suryandari Feriyani dari Sekcam Bener jadi Camat Gebang Ickbal Nugroho, SSTP, M.IP, semula Camat Pituruh dimutasi jadi Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Fatqur Rochman, S.Sos., MAP semula Camat Gebang jadi Camat Pituruh, Vivin Suryandari Feriyani, S.STP, M, semula Sekretaris Kecamatan Bener dipromosikan jadi Camat Gebang.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa pelantikan ini hanya berjarak satu bulan dari pelaksanaan pelantikan pejabat struktural sebelumnya.

“Hal ini tidak lain didasarkan pertimbangan kebutuhan organisasi, mengingat adanya kekosongan jabatan per 1 Februari 2023 yang harus segera diisi, agar kinerja Pemerintah Kabupaten Purworejo secara keseluruhan dapat terselenggara secara optimal,” tegasnya.

Bupati menambahkan pelantikan dan mutasi jabatan adalah bagian dari kehidupan berorganisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan, serta menjadi salah satu dari pola pembinaan karier pegawai.

Promosi maupun mutasi jabatan memang merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai.

“Sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini Bupati menghimbau untuk semua yang dilantik khususnya dan seluruh ASN di Kabupaten Purworejo untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, dilandasi jiwa pengabdian, integritas dan loyalitas yang tinggi, serta menghindari segala bentuk praktik-praktik korupsi kolusi dan nepotisme.

Ia minta agar pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji jangan sampai disalah gunakan, yang dapat merugikan nama baik Kabupaten Purworejo.

“Saya kira, ini semua perlu menjadi catatan bersama. Tolong menjaga nama baik, memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Jangan kemudian sudah menjadi kepala dinas atau menempati jabatan-jabatan yang lain. Dengan sembrono melakukan hal yang sangat merugikan nama baik kabupaten Purworejo, “pungkasnya.

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/ dilaksanakan di ruang Arahiwang, dimulai tepat pukul 15:15 WIB. Kegiatan berlangsung khidmat dan sakral, kemudian diakhiri dengan berfoto bersama. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News