BPN Buleleng Tuntaskan Prona Lebih Awal dari Target

    


Ilustrasi skema pengurusan prona

KORANJURI.COM – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng, menuntaskan penyelesaian sertifikat prona lebih cepat dari waktu yang ditargetkan. Dari jatah prona 2015, kabupaten Buleleng mendapatkan jatah terbanyak di Bali sebanyak 4.471 sertifikat.

Kepala BPN Buleleng, Made Sudarma menyebutkan, sertifikat itu diserahkan melalui dua tahap. Tahap pertama meliputi, Desa Panji sebanyak 604 bidang, Desa Sambangan 260 bidang, Desa Tegallinggah 420 bidang, Desa Kalisada 150 bidang, Desa Tamblang 201 bidang, Desa Bebetin 213 bidang, Desa Pelapuan 311 bidang, dan lintas sektor 200 bidang. Total seluruhnya mencapai angka 2.359 sertifikat.

Tahap II terealisasi sebanyak 2.141 bidang atau 49.790 persen. Desa penerima yakni, Desa Busungbiu 468 bidang, Desa Tista 375 bidang, Desa Pucaksari 150 bidang, Desa Tinggarsari 150 bidang, Kecamatan Banjar Desa Kayuputih 172 bidang, Desa Les 150 bidang, Desa Bontihing 136 bidang, Desa Penglatan 85 bidang, Desa Alasangker 144 bidang, Desa Jinnengdalem 115 bidang, Desa Poh Bergong 167 bidang, dengan total 2.112 sertifikat.

“Penyerahan akhir tahap II kami adakan Senin, 19 Oktober di gedung Sasana Budaya,” kata Made Sudarma.

Tahapan prona diawali dengan pengumpulan data yuridis (Pultadis). Dari data yuridis tersebut kemudian berlanjut ke pembuatan berkas.

agw