BPJS Kesehatan Terima Klaim Pasien Covid-19, Ini Kriterianya

    


Pemeriksaan kesehatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di kapal pesiar di bandara Ngurah Rai Bali, Jumat, 10 April 2020 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengcover biaya perawatan pasien corona melalui BPJS Kesehatan.

Adapun kriteria pasien yang dapat diklaim biaya perawatannya adalah, pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

ODP meliputi usia di atas 60 tahun dengan atau tanpa penyakit Penyertaan da ODP usia kurang dari 60 tahun dengan penyakit penyerta.

“ODP bisa WNI atau WNA yang dirawat di rumah sakit di wilayah Indonesia,” jelas Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf, 16 April 2020.

Menurut Iqbal, BPJS Kesehatan bersama Kementerian dan Lembaga terkait menyiapkan sistem informasi dan prosedur, aplikasi penunjang, serta sosialisasi kepada verifikator BPJS Kesehatan dan rumah sakit.

Klaim Covid-19 dimulai dari rumah sakit yang mengajukan permohonan klaim melalui email. Permohonan diajukan kepada Dirjen Pelayanan Kesehatan cq. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan untuk verifikasi dan Dinas Kesehatan.

Adapun berkas pendukung verifikasi diajukan melalui aplikasi Eklaim INA-CBGs.

Iqbal mengatakan, Kementerian Kesehatan memberikan uang muka paling banyak 50% dari jumlah klaim yang diajukan. Berkas klaim pasien covid-19 yang dapat diajukan terhitung sejak dirawat pada tanggal 28 Januari 2020.

“BPJS Kesehatan diberi waktu 7 hari kerja dalam proses verifikasi klaim tersebut,” tambah Iqbal. (Way)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas