Bersama Nasmoco, SMKN 4 Purworejo Launching Nasmoco Go to School

    


Launching spesial program Nasmoco Go to School di SMK N 4 Purworejo oleh Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco Magelang, bersama Dr. Nikmah Nurbaity, M.Pd, B.I, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Provinsi Jateng, Selasa (27/10/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bekerjasama dengan Nasmoco Magelang, SMK N 4 Purworejo melaunching spesial program Nasmoco Go to School, Selasa (27/10/2020).

Launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco Magelang, bersama Dr. Nikmah Nurbaity, M.Pd, B.I, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Provinsi Jateng.

Dalam launching Nasmoco Go to School ini, selain Nikmah Nurbaity, juga dihadiri Pengawas SMK Bani Mustofa, M.Pd, kepala-kepala SMK binaan Nasmoco, kepala-kepala SMP di wilayah Ngombol dan sekitarnya, serta segenap tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK N 4 Purworejo, Purwanti, S.Pd, M.Par, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Nasmoco, yang telah memberikan kesempatan kepada taruna/taruni SMK N 4 Purworejo, untuk belajar secara langsung tentang bagaimana bekerja di dunia industri yang sesungguhnya.

“Program Nasmoco Go to School ini adalah moment dimana kami mencoba mengkolaborasikan keempat kompetensi yang ada di sekolah ini, NKPI, TKPI, APAT dan Kompetensi Teknik Kendaraan Ringan, menjadi satu tema ‘Pesembahan Cinta’, dengan keinginan berbagi dan peduli,” ujar Purwanti.

Kerjasama Nasmoco Magelang dan SMK N 4 Purworejo, menurut Purwanti, adalah sebuah manifestasi cinta untuk mengedukasi taruna/taruni secara nyata, dan bagi masyarakat Ngombol serta Purworejo pada umumnya, dengan memberikan pelayanan servis ringan dengan biaya hemat.

Menurut Subhan Firdaus, kegiatan Nasmoco Go to School merupakan kelanjutan dari program Link and Match, sesuai arahan Presiden Jokowi dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Pada dasarnya, link and match itu digunakan sebagai media untuk meningkatkan referensi pendidikan SMK dan perguruan tinggi, dengan kebutuhan tenaga kerja. SMK dan perguruan tinggi perlu melakukan kerjasama dengan DUDI,” kata Subhan.

Program Nasmoco Go to School dilakukan, ungkap Subhan, untuk memberikan pembelajaran, edukasi, kepada siswa siswi, bagaimana cara kerja yang benar, menggunakan alat yang benar, maupun menyelesaikan permasalahan-permasalahan sesuai dengan SOP yang ada di dunia industri.

“Harapannya, jika nanti mereka lulus/tamat dari sekolahnya, maka siswa sudah siap memasuki persaingan di dunia industri,” ujar Subhan.

Tidak setiap sekolah, ungkap Subhan, bisa melaksanakan Nasmoco Go to School. Karena harus dilakukan survei terlebih dahulu berdasarkan permohonan, apakah peralatannya sudah standar atau belum. Paling tidak, alat mendekati dengan standar dunia industri.

Dalam Nasmoco Go to School di SMK N 4 Purworejo yang berlangsung selama dua hari, Selasa (27/10/2010) dan Rabu (28/10/2020), kata Subhan, sudah terdaftar 62 kendaraan roda empat yang akan melakukan servis ringan. Biaya yang dipatok untuk jasa servis ini juga lebih murah dibanding jika harus servis langsung ke Nasmoco Magelang. (Jon)