Antisipasi Pergaulan Bebas, Siswa SMK Kesehatan Purworejo Ikuti Penyuluhan Kesehatan Reproduksi

    


Mengantisipasi terjadinya pergaulan bebas, siswa SMK Kesehatan Purworejo mengikuti kegiatan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dari Puskesmas Mranti, Jum'at (30/09/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mengantisipasi terjadinya pergaulan bebas, siswa SMK Kesehatan Purworejo mengikuti kegiatan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dari Puskesmas Mranti, Jum’at (30/09/2022).

Sebanyak 60 siswa yang merupakan perwakilan dari semua kelas mengikuti kegiatan ini, yang menghadirkan narasumber Kepala Puskesmas Mranti, dr. Aswita dan pemegang program promosi kesehatan, Ika Puryanti.

Dijelaskan oleh Nina Hadnisari, S.S.T, selaku staf humas, penyuluhan tersebut merupakan program dari Puskesmas Mranti, sebagai tindak lanjut dengan banyaknya kasus-kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak.

“Dilakukan penyuluhan itu untuk antisipasi pergaulan bebas atau seks bebas. Dan supaya anak-anak juga tahu tentang kesehatan reproduksi mereka, baik itu dari segi penyakit resikonya juga apabila melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dari reproduksi tersebut,” jelas Nina usai kegiatan.

Yang disampaikan narasumber kata Nina, tentang kesehatan reproduksi itu sendiri, penyakit-penyakitnya, serta efek sampingnya apabila melakukan pergaulan bebas.

Nuryadin, S.Sos., M.Pd., Kepala SMK Kesehatan Purworejo menyambut baik program yang dijalankan oleh Puskesmas Mranti tersebut, yang memang bagian dari MoU kerjasama antara SMK Kesehatan Purworejo dengan Puskesmas Mranti dalam rangka untuk penyuluhan berkaitan dengan penanggulangan seks bebas dan pergaulan bebas di anak-anak remaja atau pelajar khususnya di Purworejo.

“Karena kita tahu bahwa dampak dari penggunaan HP, teknologi atau media sosial itu di sisi lain memang berdampak positif, tapi di sisi lain kita tahu seks bebas kemudian hamil diluar nikah juga cukup meningkat,” ujar Nuryadin.

Sehingga, kata Nuryadin, itu menjadi kewajiban bersama, baik sekolah maupun pemerintah, yang dalam hal ini adalah Puskesmas sebagai garda terdepan di basis bawah.

“Saya senang, semoga kerjasama dan kegiatan-kegiatan seperti ini terus akan dilanjutkan,” pungkas Nuryadin. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS