Aliansi Masyarakat Dukung RUU PKS Desak Pemerintah Serius Menggarapnya

    


Keterangan foto: Massa aksi demo Aliansi Masyarakat Dukung RUU PKS di depan gedung DPRD Kota Solo, mendesak keseriusan DPR Dan Pemerintah. /foto: istimewa

KORANJURI.COM-Selasa siang (17/9/19) masa aksi Aliansi Masyarakat Solo dukung RUU-PKS ( Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual ) menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Kota Surakarta menuntut Pemerintah dan DPR serius menggarap RUU PKS.

“ Sejak tahun 2006 RUU-PKS sudah dicanangkan menjadi prolegnas, namun sampai tahun 2016 belum juga menemukan titik temu ‘ Kata Lisa, selaku Koordinator aksi demo

Lisa mempertanyakan keseriusan kinerja anggota dewan sebagai lembaga legislasi, yang dinilai lamban dan sarat kepentingan. Oleh karena itu Aliansi Masyarakat Solo Dukung RUU PKS mendesak DPR untuk segera mengesahkanya.

RUU PKS sebut Lisa untuk melindungi korban serta menindak pelaku kekerasan seksual.

Ada tiga pokok tujuan dalam RUU-PKS.
Pertama mencegah, memulihkan dan menghapuskan kekerasan seksual. Kedua menindak pelaku dan yang ketiga meletakan kewajiban pemerintah masyarakat, keluarga, dan korban.

Di gelarnya aksi demo sebut Lisa untuk mengawal RUU-PKS. Sebagai catatan, masih ada beberapa hal dalam RUU PKS yang perlu di tinjau ulang, serta masih ada beberapa kerancuan di dalamnya .

Sementara itu menurut data Komnas Perempuan, kasus kekerasan seksual di Indonesia tiap tahun terus mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, dalam rentang waktu tahun 2001 sampai 2011, rata-rata seperempat dari kasus kekerasan dilaporkan.

Tahun 2013 – 2015 rata-rata terdapat 298.224 kasus tiap tahunnya. Lemahnya hukum yang mengatur tentang kekerasan seksual menjadi faktor, maraknya tindak kekerasan seksual yang terjadi selama ini. Hukum hanya mengatur bagaimana cara untuk menindak pelaku tanpa melakukan pemenuhan hak-hak bagi si korban.

Bahkan dibeberapa kasus pelecehan seksual yang sudah diproses secara hukum, banyak yang berakhir dengan perdamaian. Proses pemulihan korban dan keluarga seharusnya mendapat dukungan penuh dari negara baik material ataupun non material.

Aliansi masyarakat dukung RUU PKS diantaranya HMI Solo, GMNI Solo Raya, IMM Solo, PMII Sukoharjo, LMND Solo Raya, SPEK-HAM, PUKAPS, Larasati dan Dialog Emansipatoris, tutup Lisa.(*)/jk