Ada Sosialisasi UU ITE di Pesantren Ramadhan SMPN 3 Purworejo

    


Kapolsek Kutoarjo AKP Markotib, didampingi Kepala SMPN 3 Purworejo Tarmiyah Temu, SPd, MPd, saat menyampaikan materi tentang UU ITE di Pesantren Ramadhan, Sabtu (08/05/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan ilmu pengetahuan serta wawasan siswanya, SMPN 3 Purworejo mengisi kegiatan bulan Ramadhan dengan Pesantren Ramadhan.

Kegiatan ini, dilaksanakan selama empat hari, dari Rabu (05/05/2021) hingga Sabtu (08/05/2021), dan diikuti oleh 448 siswa dari kelas VII dan VIII.

Dibanding tahun-tahun sebelumnya, Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di aula sekolah ini, sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Materi yang kita sampaikan, tidak hanya yang berkaitan dengan persoalan agama saja. Tapi kita juga ingin menambah pengetahuan dan wawasan siswa dengan materi/ketrampilan lainnya,” ungkap Tarmiyah Temu, S.Pd, M.Pd, Kepala SMPN 3 Purworejo, Sabtu (08/05/2021).

Selain materi tentang keagamaan, seperti Risalatul Mahid, Akidah dan Akhlak, Nuzulul Qur’an, jelas Tarmiyah, juga ada materi lain yang diberikan oleh para ahli di bidangnya, seperti broadcasting, penulisan cerpen, motivasi dan sosialisasi UU ITE.

Pada materi broadcasting, bekerjasama dengan Radio Irama FM. Di sesi ini, melatih anak untuk bisa berbicara di hadapan banyak orang.

Pada sesi motivasi, menghadirkan alumni SMPN 3 Purworejo yang kuliah di UGM dan UNY yang punya karya. Pada pemberian motivasi ini, ditujukan agar anak-anak menyiapkan diri, jauh sebelumnya, apa yang harus dilakukan biar sukses seperti mereka.

“Dalam penulisan cerpen, kita menghadirkan novelis Atas Danusubroto dan Gembong dari UGM, yang juga alumni SMPN 3 Purworejo. Dalam hal ini, siswa harus punya karya. Satu anak satu cerpen. Dan kita akan bukukan, dicetak, dan berusaha untuk ber ISBN (International Standard Book Number),” terang Tarmiyah.

Pada hari terakhir, selain materi agama, ada sosialisasi dari Kapolsek Kutoarjo AKP Markotib, yang menyampaikan materi tentang UU ITE (Informatika dan Transaksi Elektronik).

“Karena medsos sekarang sudah luar biasa, dan anak-anak SMP tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan hal-hal yang menyimpang. Itu alasannya, mengapa kita ambil materi tentang UU ITE,” kata Tarmiyah.

Kegiatan ini, menurut Tarmiyah, diikuti secara langsung oleh 60 siswa di aula, dengan cara mendaftarkan diri melalui google form. Bagi yang tak bisa mengikuti secara langsung, bisa mengikutinya secara life streeming di rumah.

Kegiatan Pesantren Ramadhan ini dimulai dari jam 07.00 WIB hingga jam 11.00 WIB, dan dilaksanakan dengan menerapkan prokes ketat. Ada tugas untuk setiap materi, yang nantinya dikumpulkan dan dikoreksi guru agama.

“Dengan kegiatan ini, harapannya, anak semakin paham mendalami ilmu agama. Disamping itu mampu mengembangkan bakat yang dimiliki siswa, berdasarkan materi yang disampaikan,” pungkas Tarmiyah. (Jon)