40 Arsiparis Pusat dan Daerah Ikuti Sertifikasi

    


Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali menghadiri kegiatan sertifikasi Jabatan Fungsional (Jafung) Arsiparis Angkatan ke-28 yang diselenggarakan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di kawasan Sunset Road, Badung, Bali, Rabu, 29 Juni 2022 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pemprov Bali memberi perhatian pada peningkatan kualitas SDM di bidang kearsipan.

Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali I Wayan Budiasa mengatakan, ada empat hal yang harus diperhatikan yakni, SDM, sarana dan prasarana, penunjang mekanisme serta dukungan anggaran.

Bertolak dari empat komponen itu, kata Wayan Budiasa, di tengah situasi pandemi, tata kelola kearsipan menghadapi tantangan dari segi dukungan pendanaan.

“Ini disebabkan adanya rasionalisasi anggaran yang mengharuskan pemerintah menentukan skala prioritas,” kata Budiasa, Rabu, 29 Juni 2022.

Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali menghadiri kegiatan sertifikasi Jabatan Fungsional (Jafung) Arsiparis Angkatan ke-28 yang diselenggarakan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di kawasan Sunset Road, Badung, Bali, Rabu, 29 Juni 2022.

Sertifikasi diikuti 40 peserta, terdiri dari 32 arsiparis Pemprov Bali dan 8 orang arsiparis dari instansi pusat. Budiasa mengakui, di bidang sarana dan prasarana kearsipan Bali belum cukup memadai.

“Sejumlah provinsi telah memiliki depo, sementara kami belum,” ujarnya.

Sementara, Direktur Sumber Daya Manusia Kearsipan dan Sertifikasi ANRI Andi Abubakar mengatakan, kegiatan ini bertujuan menjamin mutu kelayakan dalam pelayanan kearsipan.

Melalui kegiatan sertifikasi, ia berharap penyelenggaraan kearsipan dapat dilaksanakan sesuai standar.

“Lebih dari itu, melalui sertifikasi dan uji kompetensi, seorang arsiparis diharapkan mampu membuktikan akuntabilitas kinerja dan berkontribusi positif bagi kemajuan organisasi,” kata Andi. (Way)