37 Anggota Rohis SMKN 3 Purworejo Ikuti Pesantren Ramadhan Virtual

    


37 anggota Rohis (Rohani Islam) SMKN 3 Purworejo dari kelas X, mengikuti Pesantren Ramadhan Virtual, yang diselenggarakan oleh MGMP PAI SMA dan SMK Jateng di ruang serbaguna, Selasa (12/04/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 37 anggota Rohis (Rohani Islam) SMKN 3 Purworejo dari kelas X, mengikuti Pesantren Ramadhan Virtual, yang diselenggarakan oleh MGMP PAI SMA dan SMK Jateng di ruang serbaguna.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari Selasa (12/04/2022) hingga Kamis (14/02/2022) ini, bertujuan untuk penguatan karakter dan dibuka oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jateng H. Mustain Ahmad, SH, MH.

Menurut Kepala SMKN 3 Purworejo, Agus Triyana, SPd, berbagai materi diberikan selama Pesantren Ramadhan Virtual, yang disampaikan oleh beberapa narasumber yang dikoordinasikan oleh MGMP PAI SMA dan SMK Jateng.

“Pada hari pertama materinya Orientasi Kegiatan Pesantren Ramadhan, Ngaji Bareng Kyai bertemakan Membumikan Al Qur’an dan Fiqih Puasa,” jelas Agus Triyana, Selasa (12/04/2022).

Materi hari kedua, lanjut Agus, Fiqih Zakat, Infaq dan Shodaqoh, Puasa dan Etos Kerja, Kajian Kitab Ta’lim Muta’alim. Dan materi hari ketiga, Orientasi Hari Ketiga, Tadarus Al Qur’an (khatam), Menjadi Pelajar Sukses Dunia dan Akhirat, Seni Budaya Islam, dan Ngabuburit, Ngobrol Gayeng Bareng Gubernur Jateng.

Dan setiap Sabtu sore selama Bulan Ramadhan, ada Kajian Ngabuburit Online. Pada Kajian Ngabuburit Online yang dilaksanakan Sabtu (09/04/2022), bertemakan ‘Ramadhan dan Pengendali Diri’, Sabtu (16/04/2022) temanya ‘Nuzulul Qur’an’, Sabtu (23/04/2022) temanya ‘Meraih Lailatul Qodar’, dan Sabtu (30/04/2022) temanya ‘IPTEK dalam Islam’.

“Rangkaian dari kegiatan ini sudah dimulai awal Maret 2022 lalu. Kegiatannya ada lomba tilawah online, resik-resik masjid, lomba video inspiratif, kajian ngabuburit dan Pesantren Ramadhan yang saat ini tengah dilaksanakan,” ungkap Agus.

Sebelum Ramadhan, kata Agus, sudah dilakukan kegiatan resik-resik masjid di masjid sekolah dan resik-resik di Masjid Agung Purworejo. Kegiatan ini dibimbing guru PAI, Faisal, SAg, MPd I.

Kedepan, menurut Agus, anggota rohis ini yang akan menjadi pelopor kegiatan-kegiatan kerohanian di sekolah.

“Karena pandemi yang berat ini, kemudian kita hanya bisa melaksanakan kegiatan pesantren secara virtual,” ujar Agus.

Harapannya, dengan kegiatan ini sedikit mengobati kerinduan-kerinduan berorganisasi, beraktivitas secara Islami yang ada di sekolah. Walau terbatas, tetapi tetap bisa mengikuti kegiatan pesantren ini.

“Dan mudah-mudahan dengan narasumber yang bagus ini bisa terlaksana dengan baik, hasilnya anak-anak bisa bertambah ilmunya, ketakwaannya dan bisa menularka ke teman-temannya,” pungkas Agus. (Jon)