300m2 Kebun Pemprov Bali Ditanami Jagung, 3 Bulan Hasilkan 400kg

oleh
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengikuti panen perdana jagung yang ditanam di kebun Pemprov Bali, Minggu, 2 Juni 2024 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Jagung yang ditanam di areal seluas 300 m2 di kebun Kantor Gubernur Bali, dipanen secara perdana. Sebelumnya, penanaman dilakukan pada Februari 2024 lalu.

Dalam kurun waktu sekitar 3 bulan, mampu
menghasilkan jagung dengan kualitas baik sebanyak 400 kg.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, masyarakat bisa memanfaatkan lahan untuk menanam tanaman produktif cepat panen yang bisa dikonsumsi.

“Masyarakat yang kebetulan memiliki lahan pekarangan cukup luas, dapat dimanfaatkan untuk menanam bahan kebutuhan sehari-hari seperti cabai atau tomat,” kata Dewa Indra, Minggu, 2 Juni 2024.

Hasil panen jagung kering itu dibagikan kepada Kelompok Tani Ternak (KTT) Manik Lestari.

Gerakan penanaman jagung, cabai dan bahan kebutuhan pokok di areal Kantor Gubernur merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan untuk pengendalian inflasi.

Penanaman jagung itu sepenuhnya menggunakan pupuk kandang. Setelah panen lahan akan diolah untuk ditanami bibit cabai.

Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen (Genta Paten) itu untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk melakukan hal serupa di pekarangan rumah masing-masing.

Gerakan bersama ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Sehingga, tingkat inflasi senantiasa terkendali.

Ketua KTT Manik Lestari Ngurah Gita mengatakan, jagung kering jenis hibrida itu akan diolah menjadi pakan ternak dan akan dibagikan kepada anggota KTT Manik Lestari.

“Bijinya rapat dan ukurannya besar. Padahal ini baru penanaman pertama, berikutnya saya yakin bisa lebih baik lagi,” kata Ngurah Gita. (Way)

KORANJURI.com di Google News