1.000 Pasukan Gabungan Siap Amankan Pilkades Purworejo

    


Gelar pasukan gabungan, dalam rangka pengamanan pilkades serentak di Kabupaten Purworejo, Selasa (29/1) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 1000 personil gabungan Pemda, Kodim dan Polres siap mengamankan pelaksanaan Pilihan Kepala desa (Pilkades). Kesiapan itu diawali kegiatan Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Purworejo tahun 2019. Bertindak sebagai Inspektur upacara Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong.

Apel yang digagas Satuan Polisi Pamong Praja Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Purworejo tersebut, berlangsung di jalan Proklamasi Purworejo (Depan Setda), Selasa (29/1) pagi. Hadir Forkopimda, Sekda Drs Said Romadhon, Kepala Satpol PP Damkar Budi Wibowo SSos MSi, Kepala OPD, Camat, dan dinas isntansi terkait.

Kapolres yang membacakan sambutan Bupati mengatakan, apel ini sangat positif sebagai salah satu wujud kesiapan dan antisipasi kita menghadapi pelaksanaan Pilkades serentak di 343 desa.

Untuk diketahui bersama, pada tanggal 31 Januari mendatang akan dilaksanakan pemungutan suara Pilkades. Pilkades merupakan momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan konsolidasi demokrasi, dimana masyarakat mempunyai peranan penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah desa.

“Dihimbau kepada semua unsur yang terlibat, untuk mendukung suksesnya pelaksanaan pilkades,” ujar Kapolres.

Dikatakan, Pilkades memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal, karena masyarakat pemilih yang mungkin berbeda pilihan itu berdomisili di desa yang sama. Oleh karena itu, warga desa harus diberikan pemahaman dan kesadaran, untuk bisa menghormati pilihan warga desa lainnya dan menerima hasil pilkades dengan legowo.

“Masyarakat harus diberikan pengertian agar tidak mudah terpengaruh oleh hasutan atau fitnah yang dapat menimbulkan keresahan. Kalah dan menang dalam sebuah mekanisme yang demokratis adalah hal biasa yang harus disikapi secara bijaksana,” paparnya.

Peserta apel diminta, agar bersikap netral dalam melakukan pengamanan pilkades, sehingga seluruh masyarakat bisa merasa nyaman dalam memberikan suaranya. Apabila muncul persoalan di lapangan, agar segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang berwenang, agar persoalan bisa terselesaikan dengan baik.

Kapolres menambahkan, tentang perlunya petugas di lapangan dalam melakukan pengamanan sesuai SOP. Masing-masing Kapolsek supaya menjelaskan dan mencatat apa yang perlu dilakukan. Sehingga tidak bingung dalam melakukan pengamanan.

“Jika terjadi permasalahan saat Pilkades, segera sampaikan ke pimpinan untuk secepatnya diselesaikan. Jangan ada intimidasi saat pelaksanaan. Kita harapkan bejalan aman dan lancar yang dapat kita teruskan pada Pilpres Pileg mendatang,” harap Kapolres.

Terpisah, Kasat Pol PP Damkar Budi Wibowo menjelaskan, peserta apel sebanyak 1000 personil antara lain, TNI 100, Polri 400, Satpol 100, dan linmas 200. Tujuannya untuk mengetahui jumlah personil untuk kesiapansiagaan dalam pengamanan Pilkades serentak. Dengan harapan, akan dapat tercipta situasi yang kndusuif. Sedangkan tugasnya mulai hari ini Selasa sampai dengan Kamis (29 – 31/1).

“Setelah pelaksanaan apel ini, masing-masing personil agar segera bergeser menempatkan diri di pos tugasnya masing-masing. Nantinya dalam bekerja akan dikoordinir Polres. Petugas akan melaksanakan tugas nonstop melekat pada desa yang Pilkades,” jelas Budi Wibowo. (Jon)