XL Axiata Upgrade Kapasitas Jaringan di Event Pertemuan Moneter Internasional

    


Teknisi PT. XL Axiata (XL Axiata) sedang melakukan pemeriksaan terhadap perangkat telekomunikasi di salah satu BTS di area Tanjung Benoa, Nusa Dua, Bali, Jumat (5/10) guna mendukung sukses event IMF-WB 2018 - foto: Ari Wulandari/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mendukung sukses pertemuan tahunan International Monetary Fund (MF)-Bank Dunia (WB) di Bali dari 8-14 Oktober 2018 di Bali, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) secara khusus mempersiapkan jaringan telekomunikasi dan data berkualitas guna mendukung kelancaran agenda dunia tersebut.

Pertemuan tinggi para pemimpin bidang keuangan, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari 189 negara ini diikuti lebih dari 15.000 orang peserta, bahkan juga akan ada ratusan bahkan ribuan pertemuan lain, besar atau kecil, antar delegasi.

“Pertemuan tahunan IMF ini sangat prestise dan memiliki nilai strategis bagi pemerintah. Kami benar-benar akan menjaga kualitas layanan telekomunikasi dan data, baik selama acara ini berlangsung maupun sebelum dan sesudahnya,” jelas Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya.

Yessie menambahkan, XL Axiata akan melakukan penambahan kapasitas jaringan dengan cara upgrade kapasitas BTS maupun transmisi. Termasuk penguatan cakupan indoor di lokasi acara dan juga hotel-hotel resmi yang menjadi tempat bermalam dan pertemuan pada anggota delegasi kawasan Nusa Dua.

Selain itu, XL Axiata juga akan menyiapkan mobile BTS (MBTS) di kawasan Nusa Dua dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) untuk memperkuat kualitas layanan data di area yang menjadi lokasi utama pertemuan. Guna memastikan kualitas jaringan, tim teknis akan terus berjaga berjaga selama acara berlangsung.

Saat ini, utilisasi jaringan data di Bali sekisar 60 %. Menurutnya, masih cukup untuk menampung kenaikan trafik hingga sekitar 30 % saat acara berlangsung. Di kawasan Nusa Dua, jaringan XL Axiata ditopang oleh 123 BTS 4G dan 173 BTS 3G.

Di seluruh Bali, XL Axiata memiliki infrastruktur data yang sangat luas, bahkan layanan 4G LTE telah menjangkau semua kota/kabupaten di Bali. Dengan jumlah lebih dari 1.300 BTS 4G dan lebih dari 1.800 BTS 3G yang menopang jaringan data untuk melayani lebih dari 2 juta pelanggan. (ari)