Workshop K-13, SMK Dwijendra Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    


Wakasek Kurikulum Ida Ayu Paramita Mahasari - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bersamaan dengan dilaksanakannya sistem 5 hari belajar, SMK Dwijendra juga menambah kecepatan pendidikan dengan menerapkan kurikulum 13 (K-13). Penajaman K-13 dilakukan dengan mengadakan workshop selama 2 hari, 19-20 Juli 2018.

Wakasek Kurikulum Ida Ayu Paramita Mahasari mengatakan, workshop diikuti oleh seluruh guru SMK Dwijendra. Dalam kurikulum ini, jelas Ida Ayu Paramita, terdapat 3 aspek penekanan yakni, sikap, pengetahuan dan keterampilan.

“Kita saling sharing diskusi untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sehingga nantinya ada keseragaman RPP yang akan jadi acuan pelaksanaan K-13,” jelas Ida Ayu Paramita.

Workshop tersebut mengundang narasumber dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali. Saat ini, kata Ayu Paramita, para guru di SMK Dwijendra telah siap penuh untuk mengimplementasikan K-13 dan sistem 5 hari belajar.

Sementara, Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus Dwi Oka Putra mengatakan, persiapan full day school yakni, dengan merehab sarana yang ada seperti ruang kelas dan ruang laboratorium dibuat lebih nyaman.

Mengingat, siswa akan lebih lama berada di sekolah dalam 5 hari belajar, dari Senin hingga Jumat. Penerapan full day school, dijelaskan Dwi Oka Putra, mengacu pada sistem belajar reguler dari pelajaran pertama hingga terakhir pada pukul 13.00.

“Kami persiapkan kualitas pendidikan di SMK Dwijendra menjadi lebih baik,” jelas Dwi Oka Putra. (Way)