WNA Positif Corona No 25, Dini Hari tadi Meninggal

    


Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra memberikan keterangan terkait WNA perempuan yang dinyatakan positif terpapar corona dan meninggal dunia di Bali pada Rabu (11/3/2020) pukul 02.45 Wita - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dari 27 pasien positif corona yang telah diumumkan pemerintah pusat salah satunya, seorang perempuan WNA berusia 53 tahun yang disebut sebagai kasus nomer 25, dengan penularan imported case.

Pasca diumumkan, pada Rabu (11/3/2020) pukul 02.45 Wita, pasien nomer 25 tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Sekda Bali Dewa Made Indra menjelaskan, penanganan jenasah dilakukan sesuai protap. Pada Rabu (11/3/2020) pukul 12.30 tadi siang, jenasah dikremasi di pemakaman Mumbul, Jimbaran.

“Meskipun informasi baru diterima, tapi penanganan jenasah sudah dilakukan dengan protap sangat ketat supaya tidak menular,” kata Dewa Made Indra saat memberikan keterangan kepada media di kantor Gubernur Bali, Rabu, 11 Maret 2020.

Protap selanjutnya, menurut Dewa Made Indra, tim surveillance Dinas Kesehatan Provinsi Bali melakukan tracing terhadap orang yang pernah kontak erat dengan WNA positif corona.

Dari hasil penelusuran itu, terdapat 21 orang yang pernah kontak erat dengan WNA perempuan positif virus corona di Bali. Tracing dilakukan sejak WNA itu tiba di Bali, ketika berada di penginapan hingga terhadap petugas rumah sakit yang merawatnya di ruang isolasi RS Sanglah.

“Terhadap 21 orang itu dilakukan isolasi rumah, dan dalam keadaan sehat, hasil uji labnya menunggu,” jelas Dewa Made Indra.

Menurut Sekda, hingga pemerintah pusat mengumumkan pasien nomer 25 positif terpapar corona, Pemprov Bali belum mendapatkan informasi terkait hal itu. Sehingga, status WNA perempuan itu masih sebagai orang dalam pengawasan covid-19.

Sampai akhirnya, diketahui pasien tersebut meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020) dini hari. Dari situ, pihaknya berupaya menggali informasi dari Kementerian Kesehatan melalui Dirjen P2P.

“Dari situ baru dijelaskan bahwa yang disebut pasien nomer 25 itu seorang WNA berjenis kelamin perempuan, berusia 53 tahun,” ujarnya.

Meski telah dinyatakan positif terpapar covid-19, Sekda menjelaskan, jika pasien WNA itu juga mengidap penyakit bawaan diantaranya, paru-paru menahun dan diabetes.

“Jadi sampai saat ini kita belum tahu, apakah meninggalnya karena infeksi corona atau penyakit bawaan yang sudah diidapnya,” jelas Sekda. (Way)