Wisuda MA An Nawawi Berjan Angkatan ke XVII, Siswa Berprestasi Terima Penghargaan

    


Pengasuh Pondok Pesantren An Nawawi Berjan, KH Achmad Chalwani, saat memberikan penghargaan pada para siswa berprestasi, dalam Wisuda Purnasiswa MA An Nawawi angkatan ke XVII, Kamis (09/07/2020), didampingi Kepala MA An Nawawi, H. Sahlan, SAg, MSi - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – MA An Nawawi Berjan Purworejo, menggelar Wisuda Purnasiswa kelas XII tahun pelajaran 2019/2020, Kamis (09/07/2020), di ruang auditorium STAI An Nawawi, Berjan.

Wisuda yang dilaksanakan secara online ini, diperuntukkan bagi 361 siswa angkatan ke XVII. Selain wisuda, juga ada Pelepasan dan Penyerahan Siswa-siswa Angkatan XVII Kepada Pengasuh Ponpes An Nawawi Berjan

Para peserta wisuda, diwakili oleh 6 siswa, yang merupakan perwakilan dari tiga jurusan, Keagamaan, IPA dan IPS. Wisuda Purnasiswa ini ditandai dengan pengalungan samir kepada para perwakilan siswa.

“Dalam wisuda juga ada pemberian penghargaan bagi 6 siswa berprestasi, yang diambil per jurusannya dua siswa dengan peringkat teratas,” jelas Siti Chodijah, SPsi, Ketua Panitia wisuda.

Menurut Siti Chodijah, para peserta wisuda lainnya bisa mengikuti jalannya wisuda di rumah, dengan aplikasi Zoom. Meski dilakukan secara online, namun prosesi wisuda berjalan penuh makna.

Acara wisuda ini juga dihadiri Pengasuh Ponpes An Nawawi, Komite Sekolah, Ketua Yayasan An Nawawi, Kepala STAI An Nawawi, Kepala Madrasah, serta segenap tamu undangan.

Pemberian penghargaan dilakukan oleh Pengasuh Ponpes An Nawawi Berjan, KH Achmad Chalwani, didampingi Kepala MA An Nawawi Berjan, H. Sahlan, SAg, MSi. Dalam pemberian penghargaan ini, para siswa didampingi wali siswa masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, KH Achmad Chalwani menyampaikan, bahwa wisuda tersebut baru merupakan langkah awal. Dan Ponpes An Nawawi dengan segala aktivitasnya, merupakan bagian tak terpisahkan dari pengkaderan Islam
Ahlus-Sunnah wal Jama’ah berbasis pesantren.

KH Achmad Chalwani juga banyak menceritakan sejarah, keterkaitan antara pesantren dengan dunia pendidikan, maupun sejarah perjuangan bangsa.

“Pada jaman akhir ini, benteng terakhir pendidikan ya pondok pesantren. Maka sangat tepat jika orang tua mengirim anak-anaknya di pondok pesantren,” ujar KH Achmad Chalwani.

KH Achmad Chalwani juga meminta, agar para orang tua santri mendorong dan mendoakan putra putrinya, agar Istiqomah belajar di pesantren.

Siti Chodijah menambahkan, dalam rangkaian acara wisuda tersebut, juga dilakukan dua penandatanganan MoU, antara Ma An Nawawi dengan Aqua, yang berkaitan dengan penyediaan air minum siswa, dan dengan pihak BRI, yang berkaitan dengan pengadaan buku tabungan siswa, Brizzi.

“Usai wisuda, dilanjutkan dengan launching majalah Kalam (Kreasi Literasi, Manawa),” jelas Siti Chodijah, yang didampingi Ana Masruroh, SPd, Pemred Majalah Kalam.

Menurut Ana Masruroh, majalah Kalam merupakan wadah kreatif untuk siswa dan guru MA An Nawawi Berjan. Majalah Kalam juga sebagai media komunikasi antara orangtua dengan siswa.

“Banyak santri yang berasal dari luar Jawa. Dengan majalah Kalam ini, para orang tua bisa mengetahui aktivitas maupun prestasi putra-putri mereka,” ungkap Ana Masruroh.

Terpisah, Waka Kesiswaan Ma An Nawawi Berjan, Agus Subagyo mengatakan, bahwa dari tahun ke tahun, jumlah siswa MA An Nawawi terus mengalami peningkatan.

“Banyak santri (siswa) berasal dari luar Jawa, seperti Jambi, Lampung, Kalimantan, Batam, hingga Kepulauan Riau. Bahkan, jauh-jauh hari mereka booking tempat di MA An Nawawi, pada saat penerimaan siswa baru,” ungkap Agus Subagyo.

MA An Nawawi, terang Agus Subagyo, memiliki banyak keunggulan, terutama dalam bidang baca kitab/ pendalaman kitab Salafi, juga bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Kedepan, Agus Subagyo berharap, MA An Nawawi bisa menjadi madrasah yang betul-betul mampu melayani masyarakat. Dengan biaya yang tak terlalu tinggi, tapi mampu memberikan output yang maksimal, sehingga bisa memberikan sumbangsih pada masyarakat, bangsa dan negara. (Jon)