Warga Serahkan Buku Jokowi Undercover ke Polisi

    


Kasatintelkam Polres Kebumen, AKP Cipto Rahayu, SH, saat menunjukkan buku Jokowi Undercover – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Buku Jokowi Undercover, yang isinya diduga mengandung fitnah dan kebencian kepada Presiden Joko Widodo, dilarang beredar, menyusul diprosesnya secara hukum Bambang Tri Mulyono selaku si penulis di kepolisian.

Menindaklanjuti himbauan pemerintah, bagi masyarakat yang mengetahui peredaran buku tersebut agar menyerahkannya ke polisi, Selasa (10/1), Satuan Intelkam Polres Kebumen menerima penyerahan sebuah buku berjudul Jokowi Undercover.

Penyerahan dilakukan oleh Taufik Mundarto Hadi, Kepala Desa Serut, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, kepada Kanit I Sat Intelkam Polres Kebumen, Aiptu Sarmijan, SH, yang mewakili Kasat Intelkam Polres Kebumen, AKP Cipto Rahayu, SH, di balai desa setempat.

Menurut Taufik, buku tersebut milik Sarmidi, salah satu warganya yang saat ini tengah bekerja sebagai buruh di Malaysia.

Diperoleh keterangan, bahwa Sarmidi membeli buku tersebut secara online, dari sebuah akun Facebook yang bernama Bambang Tri sekitar bulan Nopember 2016.

Sarmidi memesan buku tersebut, karena penasaran, mengingat saat itu di medsos sedang marak beredar tentang kupasan buku Jokowi Undercover.

“Harganya Rp 200 ribu. Dia menggunakan alamat kerja adiknya, Diah, sebagai alamat penerima barang,” jelas Taufik.

Kepada adiknya itu, Sarmidi berpesan untuk menyimpannya, dan akan dibaca oleh Sarmidi nanti, ketika pulang ke Indonesia.

Setelah mendengar dan membaca kabar tentang penyidikan terhadap penulis buku Jokowi Undercover dan himbauan untuk menyerahkan buku itu kepada polisi, dengan penuh kesadaran, Sarmidi akhirnya menyuruh Wahyudi, adiknya yang lain, untuk menyerahkannya ke polisi.

Kapolres Kebumen, AKBP Alpen, SH, SIK, MH, mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh keluarga Sarmidi tersebut. Nantinya, jelas Alpen, buku tersebut akan diserahkan kepada Bareskrim sebagai barang bukti.

Kapolres juga menghimbau kepada warga Kebumen khususnya, untuk menyerahkan buku Jokowi Undercover itu kepada kepolisian terdekat jika memilikinya,.

“Masyarakat juga dilarang untuk memperbanyak dan menyebarluaskannya, karena perbuatan tersebut melanggar hukum,” tandas Kapolres Kebumen, didampingi Kasatintelkam, AKP Cipto Rahayu, Rabu (11/1).
 
 
jon