Wandhira: Program Pro Rakyat Paslon AMERTA Harus on the Track

    


Pasangan Calon Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara (Paslon AMERTA) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Masyarakat Kota Denpasar sangat cerdas dalam memilah dan memilih pemimpin. Karena hal itu akan menentukan nasib mereka lima tahun ke depan. Dan jawaban untuk semua itu adalah Pasangan Calon Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara (Paslon Amerta). Karena program yang diusung sangat pro rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Tim Pemenangan Paslon Amerta, Wayan Mariyana Wandhira seusai mendampingi Paslon Amerta blusukan di Pasar Taman Sari, Banjar Puseh, Pedungan dan Pasar Kertha Bhoga, Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (18/11/2020) pagi.

“Masyarakat Kota Denpasar sangat cerdas dan tidak ingin kehilangan momen. Karena dengan program yang dimiliki Paslon Amerta ini, mampu memberikan gambaran, bayangan serta realisasi atau real action pemerintah untuk masyarakat yang bisa dirasakan secara langsung,” jelas Wandhira.

Menurutnya, visi misi dan program Paslon Amerta yaitu Denpasar Berseri, Berbudaya dan Berdaya Saing, senada dengan visi partai pengusung, yakni Partai Golkar, NasDem dan Demokrat. Sehingga, lanjut dia, jika Paslon AMERTA terpilih menjadi pemimpin Denpasar, maka tidak akan ada penekanan-penekanan dari partai pengusung.

“Kami tidak ada penekanan sepanjang Paslon AMERTA on the track. Tapi kalau melenceng, di sana kami akan menekan. Karena marwah dan jiwa partai pengusung ada di sana. Jadi ketika on the track kami apresiasi, namun jika keluar, maka kita tekan untuk kembali ke track yang benar,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wandhira juga membeberkan visi, misi dan program Paslon Amerta yang sangat pro rakyat. Seperti BPJS gratis untuk pegawai sektor non formal, subsidi sekolah-sekolah swasta SD dan SMP, hingga bantuan kepada sekaa teruna-teruni, banjar, adat, PKK, dadia dan program lainnya yang akan sangat dirasakan oleh masyarakat. Bahkan, ungkap dia, belum jadipun masyarakat telah merasa bahwa program yang diusung akan bisa dinikmati masyarakat.

“Ini bisa kita lihat langsung bagaimana antusias masyarakat meminta atribut yang bergambar Amerta dan bertuliskan no 2. Baru kali ini saya lihat antusias masyarakat terhadap paslon. Artinya, masyarakat Denpasar menginginkan perubahan,” jelasnya.

Wandhira pun tak menampik jika Paslon Amerta meniru kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung yang sangat pro terhadap masyarakat.

“Yang jelas apapun itu, kalau meniru itu baik, kenapa tidak. Yang jelas kami melihat di Denpasar belum seperti itu (seperti Badung-red). Untuk itu, kami ingin pemerintah itu ada dan hadir di tengah-tengah masyarakat. Biar tidak seperti hidup sendiri, menghidupi sendiri tidak ada peran pemerintah. Kendatipun ada, tetapi secara personal masyarakat belum tersentuh sama sekali,” bebernya.

Pria asal Sanur ini juga mengungkapkan bahwa anggaran program-program pro rakyat yang diusung Paslon Amerta ini telah dihitung dengan matang, dan tidak perlu diragukan lagi. Yaitu dengan melakukan efisiensi APBD, mengoptimalkan PAD, dan menutup kebocoran-kebocoran potensi pendapatan dengan sistem digitalisasi.

“Jadi jika tiga langkah ini bisa kami terapkan, minimal 20-30 persen PAD akan meningkat. Inilah yang akan kami kembalikan untuk masyarakat,” ujarnya. (Way)