Wagub: Indeks Kebahagiaan di Bali Seimbang dengan Tri Hita Karana

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pandemi corona di Indonesia menyebabkan ekonomi Bali menurun. Secara nasional pun ekonomi menurun.

Persoalan itu, kata Wagub Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, berakibat pada menurunnya nilai kebahagiaan.

Hanya saja, indikator kebahagiaan itu menurutnya, tidak cukup diukur dari tingkat pendidikan, kesehatan dan ekonomi saja.

Tapi juga perlu diukur dengan tingkat keseimbangan yang tertuang dalam konsep ‘Tri Hita Karana’.

“Dan sangatlah penting untuk mempertimbangkan konsep budaya lokal,” kata Cok Ace.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Bali membutuhkan sebuah sinergi yang baik antara pengembangan teknologi pintar dan kearifan lokal.

Wagub menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam webinar ‘Advisory Meeting Happy Digital City’ di ruang vidcon, Diskominfos Provinsi Bali, Senin (13/7/2020).

Webinar itu diadakan oleh Unity in Diversity (UID) Campus untuk program ‘Happy Digital Cities’. Program itu, menurut Cok Ace, bukan hanya bermanfaat untuk Bali tapi juga dunia.

Melalui pengembangan program Happy Digital Cities, Cok Ace berharap, ada lebih banyak orang saling berkolaborasi untuk mengembangkan sinergitas Teknologi-Budaya.

“Sehingga melahirkan calon-calon urban designer yang lebih baik di masa depan,” ujarnya. (Way)