Wagub Harap BPPA Jembatani Pemasaran Produk Pertanian Bali di Sektor Pariwisata

    


Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati melantik Pengurus Bali Purchasing Profesional Association (BPPA) Periode Tahun 2019-2024 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati melantik Pengurus Bali Purchasing Profesional Association (BPPA) Periode Tahun 2019-2024 di Nusa Dua, Sabtu, 16 November 2019.

Di forum itu, Wagub mengatakan, BPPA diharapkan berperan memandu para suplier, terutama dalam hal menyalurkan produk pertanian lokal Bali.

“Peran BPPA bisa membantu para petani dengan menyalurkan hasil pertanian ke sektor pariwisata. Bisa dengan memberi pelatihan untuk perbaikan kualitas atau, bagaimana cara mengemas produk sesuai permintaan pasar pariwisata,” ujar kata Cok Ace.

Wagub menambahkan, antara sektor pariwisata dan pertanian harus link and match. Selama ini, pertanian Bali berkontribusi 14,8 persen untuk sektor pariwisata. Jika dibiarkan, kondisi itu bisa jadi alasan bagi para pelaku pertanian untuk beralih profesi.

Di Bali ada lebih dari 3.000 hotel. Sedangkan BPPA sendiri saat ini punya 300 anggota. Wagub meminta, BPPA juga berperan aktif merekrut anggota baru. Mengingat, pemilik hotel dan jasa wisata lainnya sangat tergantung pada lembaga yang mewadahi purchaser di Bali ini.

“BPPA merupakan urat nadi perusahaan, oleh karena itu saya anjurkan yang belum masuk untuk ikut serta bergabung,” jelas Cok Ace.

Menangkap pesan Wagub Cok Ace, Ketua BPPA terpilih Komang Masyani mengatakan, akan segera merealisasikan program pelatihan untuk para purchaser sehingga memiliki kompetensi.

“Sehebat-hebatnya purchaser, saat berada ditempat baru, mereka harus kembali belajar. Disinilah pentingnya pelatihan-pelatihan yang bisa meningkatkan kemampuan mereka,” kata Masyani.

Ia juga menegaskan, BPPA memiliki komitmen mendukung program pemerintah. Masyani mengungkapkan, pihaknya tidak mengutip biaya kepada peserta pameran yang ikut memeriahkan HUT BPPA ke-6 di BNDCC, Nusa Dua.

“BPPA bisa mencetak para purchasing handal yang bisa direkomendasikan saat ada yang membutuhkan,” kata Masyani.

Seperti diketahui, pengesahan Pengurus BPPA Periode 2019-2024 ditetapkan melalui Surat Keputusan PHRI Nomor 002/SK/PHRIBPDBALI/XI/2019. SK itu menetapkan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sebagai Penasehat, dan Ketua BPPA dijabat Komang Masyani. (*)