Usai Pileg, Ketua Umum JAMAN Pamit dari Dapil Bali

    


Iwan Dwi Laksono bersama tim saat berpamitan dengan masyarakat Bali - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Setelah mengikuti serangkaian tahapan pemilu di Bali, Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Antonius Iwan Dwi Laksono pamit kepada masyarakat Bali.

Iwan sebelumnya maju sebagai Caleg DPR-RI dengan daerah pemilihan Bali dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun dalam kontestasi itu, Iwan yang mengantongi sekitar 7.000 suara belum berhasil lolos ke kursi Dewan.

“Saya datang baik-baik, tentunya harus pulang dengan baik-baik pula. Karena itu disini saya bersama tim mohon pamit dan terima kasih atas dukungannya dan saya mengakui, masyarakat Bali begitu ramah dan memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi,” jelas Iwan saat pamitan di hadapan perwakilan tim di Hotel Sunset Road 100, Jumat, 17 Mei 2019.

Hadir dalam acara itu pengurus DPW PKB Provinsi Bali, Pengurus Nahdliyin Provinsi Bali, termasuk perwakilan pemenangan ‘Semeton IDL’ dari beberapa Kabupaten di Bali. Kegiatan yang dikemas dengan puasa bersama itu juga diisi Tausiyah oleh KH Mustofa Alimin.

Iwan mengatakan, dirinya menyadari kehadiran dirinya sebagai caleg PKB diantaranya basis massa PDIP Bali.

Tausiyah oleh KH Mustofa Alimin sebelum buka bersama - foto: Koranjuri.com

Tausiyah oleh KH Mustofa Alimin sebelum buka bersama – foto: Koranjuri.com

“Kami lahir bukan dari pecundang tapi sebagai petarung. Memang harus diakui, Medan yang saya hadapi di Bali cukup berat dan butuh kerja yang ekstra keras,” ujar Iwan.

Namun, hal itu tak menyurutkan dirinya tetap maju. Dirinya mengaku tetap bersyukur atas pencapaian dalam Pileg tahun ini. Meski begitu, daerah penyumbang wilayah terbesar suara IDL berada di Kabupaten Buleleng, Jembrana, Karangasem dan Denpasar.

Wilayah heterogen seperti Denpasar, justru diluark perkiraan Iwan. Menurutnya, ia sengaja membuat strategi meraup suara dari daerah. Namun, justru suara dari Denpasar membuat kejutan tersendiri buat Iwan

“Awalnya memang kami fokus di setiap Kabupaten di Bali untuk menjaring suara. Tapi, Denpasar justru memberikan suara yang cukup bagus,” jelasnya.

Di sisi lain, JAMAN sebagai organisasi pertama yang mengawal Jokowi sejak di era Gubernur DKI, tahun ini berhasil mengangkat kembali pasangan Jokowi-Ma’ruf sebagai presiden dan wakil presiden RI untuk dua periode. Kerja keras JAMAN di Pilpres layak diperhitungkan untuk posisi tawar yang bergengsi.

Sementara, suara PKB secara nasional mengalami kenaikan signifikan. 16 provinsi mendapatkan predikat sangat bagus dan 14 provinsi termasuk Bali predikatnya biasa. (Way)