Usai Aniaya Istri, Suwarno Nekad Terjun dari Pohon Kelapa

    


Korban Marfungatun, kini menjalani perawatan intensif di RS Purwogondo, usai dianiaya suaminya - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Nasib tragis dialami Suwarno (45), warga Desa Sitiadi, Puring, Kebumen. Usai menganiaya istrinya, Marfungatun (45), Suwarno nekat terjun dari pohon kelapa hingga tewas.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Minggu (19/8) lalu, sekitar jam 02.00 WIB. Diduga keras, Suwarno cemburu, karena sang istri dekat dengan pria lain. Hal inilah, yang membuatnya tega menganiaya istrinya dengan martil, hingga kritis dan dirawat di RS.

“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, usai menganiaya istrinya, korban nekad menerjunkan diri dari pohon kelapa di dekat rumahnya hingga tewas,” jelas Kapolres Kebumen, AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops Polres Kompol Cipto Rahayu, Senin (20/8).

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah luka pada bagian kepala Marfungatun akibat benturan. Kasus inipun kini ditangani oleh Polsek Puring dan INAFIS Polres Kebumen.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RS Purwogondo. Polisi masih melakukan penyelidikan kasus tersebut, dengan mengamankan barang bukti berupa martil. (Jon)