[UPDATE] Positif Covid-19 di Bali Bertambah 1 Orang WNI

    


Kasatgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kasus positif orang terinfeksi corona di Bali bertambah 1 orang, sehingga jumlah totalnya 10 orang. Satu pasien positif yang baru terdata itu merupakan WNI.

Sampai dengan Minggu, 29 Maret 2020, kasus pasien dalam pengawasan sebanyak 141 orang. Dengan tambahan 11 orang terdiri dari 8 WNI dan 3 WNA.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Mahendra menjelaskan, dari 141 PDP telah diuji 100 sampel. Hasilnya, 90 sampel negatif dan 10 orang positif.

“Dengan kata lain ada tambahan 1 orang positif WNI,” jelas Dewa Indra, Minggu, 29 Maret 2020.

Pihaknya menghimbau masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri.

“Terapkan protokol isolasi mandiri selama 14 hari, dengan penuh disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan masyarakat,” himbau Kasatgas.

Sampai saat ini, menurut Dewa Indra, protap terkait identitas positif covid-19, tidak boleh diungkap ke publik untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan data.

“Data pasien, yang meliputi identitas individu seperti nama, alamat, nomor telepon dan data pribadi yang dapat mengidentifikasi seseorang dan keluarganya tidak boleh diungkap,” jelasnya.

Dewa Indra meminta masyarakat terus mengikuti ajakan dan himbauan Pemerintah untuk mengatur jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi fisik dan aktivitas di luar rumah.

Sementara, sejak 27 Maret, pekerja migran Indonesia asal Bali yang dikarantina di Bapelkesmas dan BPSDM telah melaksanakan rapid test. Sebanyak 17 orang dinyatakan negatif dengan rincian di UPT Bapelkesmas sebanyak 70 orang, dan di BPSDM sebanyak 107 orang. (Way)