Untuk Korban Gempa-Tsunami Sulteng, SMK Kesehatan Purworejo Laksanakan Sholat Gaib dan Doa Bersama

    


SMK Kesehatan Purworejo, melaksanakan sholat gaib dan doa bersama untuk para korban musibah gempa - tsunami di Sulteng, Sabtu (6/10) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – bentuk keprihatinan terhadap bencana gempa – tsunami di Palu dan Donggala (Sulawesi Tengah), SMK Kesehatan Purworejo melaksanakan sholat gaib, Sabtu pagi (6/10), di halaman kampus 2, gang Kemuning, Pangenjurutengah, Purworejo.

Sholat gaib diikuti oleh seluruh siswa, guru dan karyawan, dengan imam Nurkholis, guru agama setempat. Usai sholat gaib, dilanjutkan dengan doa bersama dan penggalangan dana untuk para korban musibah gempa – tsunami Sulteng.

“Sholat gaib dilakukan untuk mendoakan para korban meninggal dunia karena musibah gempa – tsunami di Sulteng,” ujar Nuryadin, S.Sos, MPd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo.

Semoga, kata Nuryadin, para korban yang telah meninggal, diberikan ketenangan dan diterima disisi Nya. Sementara untuk korban yang selamat, diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi bencana tersebut.

Penggalangan dana, kata Nuryadin, jika dilihat dari nilainya, mungkin tak seberapa. Namun itulah, sebagai bentuk kepedulian sesama, bentuk cinta kasih sebagai sesama saudara, sebangsa dan setanah air. Dari dana yang sudah terkumpul, nantinya akan disalurkan lewat PMI Purworejo.

“Semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu dan Donggala,” kata Nuryadin.

Adanya sebuah musibah, menurut Nuryadin, merupakan bentuk peringatan Tuhan kepada umatnya. Dengan adanya sebuah musibah, bisa diambil hikmahnya, untuk lebih mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa, dan berbuat lebih baik lagi kepada sesama.

Dengan kegiatan sholat gaib dan penggalangan dana ini, kata Nuryadin, bisa menjadi pembelajaran pada siswa, untuk melatih kepedulian terhadap sesama.

“Itu juga bagian dari pendidikan karakter,” jelasnya. (Jon)