UNBK di Tabanan Listrik Sempat Mati Akibat Kabel Tertimpa Pelepah Kelapa

    


UNBK di SMK Negeri 2 Tabanan - foto: Wahyu Siswadi/JKoranjuri.com

KORANJURI.COM – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah kejuruan sudah berakhir Kamis, 7 April 2016. Namun di sekolah menengah umum masih berlangsung sampai 12 April. Dari pantauan Koranjuri.com di sejumlah sekolah penyelenggara CBT di Bali, kendala utama yang terjadi adalah masalah sinkronisasi server dan listrik.

Di SMK Negeri 2 Tabanan, seorang proctor UNBK, I Wayan Eka Rentawan Ariyasa mengatakan, hari kedua sempat mengalami padam listrik. Namun gangguan itu bukan berasal dari sekolah melainkan faktor alam karena salah satu kabel listrik PLN tertimpa pelepah kelapa.

“Tidak sampai lama. Itupun pada saat pergantian sesi, dari sesi kedua ke sesi ketiga. Jadi tidak mempengaruhi hasil kerja siswa,” jelas Wayan Eka.

Dikatakan, tingkat pengamanan UNBK sudah dipersiapkan secara maksimal. Hasil pekerjaan peserta tidak disimpan di komputer klien tapi langsung tersimpan di server lokal yang kemudian akan dikirimkan ke server pusat.

Hanya saja, menurut Eka Rentawan, kalau kendala teknis berlangsung selama 50 menit sesuai aturannya akan ada penjadualan ulang CBT. Namun sinkronisasi server yang mengalami kendala harus membutuhkan waktu jeda 15 menit untuk mengganti token.

“Ganti token soal tetap sama. Yang pasti soal diacak lagi dan berbeda dari sebelumnya,” jelasnya demikian.

Yang terjadi di SMK Negeri 2 Denpasar pada hari pertama UNBK, listrik mati terjadi di menit pertama. Hal itu menurut kepala sekolah, I Wayan Sarjana, disebabkan karena komputer dinyalakan secara bersamaan yang mengakibatkan daya listrik anjlok. Kendala tersebut menurut Sarjana, tidak mempengaruhi teknis pelaksanaan ujian semi online itu.