UN Tak Lagi Tentukan Kelulusan, NEM di SMP PGRI 2 Denpasar Meningkat

    


Penyerahan piala dan penghargaan kepada siswa peraih tiga besar NEM tertinggi - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Penghargaan diberikan kepada tiga besar peraih nilai NEM tertinggi di SMP PGRI 2 Denpasar pada kelulusan tahun ini. Kepala sekolah setempat, I Gede Wenten Aryasuda mengatakan, pelaksanaan ujian Nasional tahun ini menjadi berbeda karena komponen pentingnya adalah integritas.

“Prestasi penting tapi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena poin utama UN adalah integritas,” jelas Aryasuda, Sabtu, 11 Juni 2016.

Dikatakan, ujian nasional yang kini tidak lagi menentukan kelulusan justru membuat siswa punya kepercayaan dirinya lebih dalam mengerjakan soal. Hal itu terbukti dari pencapaian nilai UN tahun ini yang menurut Aryasuda lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Ada 72 orang meraih nilai sempurna yang terdiri dari 33 orang dengan nilai matematika 100 dan IPA sebanyak 39 siswa. Selain itu, nilai rata-rata tertinggi UN tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

10 besar peraih nilai NEM tertinggi di sekolah itu secara berurutan dari NEM tertinggi adalah, Ni Komang Ratih (375,5), Ida Bagus pPutra Sanjaya (369,5), Ni Luh Renita (369,0) Komang Ratna Sari (367), I Made Adi Trisna (365), Ni Made Ratih Kencanawati (364,5), Ni Putu Eka Septiani (361,5), I Gusti Komang Oka Wardana, (361) dan I Gede Budi Setiawan (360,5).

Di peringkat kesepuluh ada dua orang peraih nilai kembar 360,0 masing-masing, Komang Arta Wiguna dan Ni Putu Diah Kusumawati.

Untuk menghindari corat-coret, kelulusan di sekolah itu dilakukan dengan melakukan persembahyangan bersama secara agama Hindu di halaman sekolah. Kemudian surat kelulusan diberikan kepada siswa.

“Jumlah siswa 377 dan semua lulus. Pengumuman dari tahun ke tahun selalu diawali dengan persembahyangan bersama,” jelas Aryasuda.
 
 
Way