Ular Masuk Gardu PLN, Listrik di Ubud Padam 3 Jam

    


Petugas PLN saat melakukan evakuasi terhadap ular yang ditemukan didalam gardu di Banjar Tebesaya Peliatan Ubud, Sabtu (23/5/2020) malam - foto: Catur/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Seekor ular ditemukan masuk kedalam sebuah gardu milik PLN di Banjar Tebesaya, Peliatan, Ubud, Sabtu (23/5/2020) malam.

Akibatnya, jaringan listrik warga sempat padam selama 3 jam. Saat ditemukan, ular yang masuk ke dalam gardu tersebut sudah mati dalam keadaan terpanggang.

Gardu listrik milik PLN itu berada di Banjar Tebesaya, Ubud dan meledak.

Nyoman Astawa warga setempat mengatakan, ia ketika tiba-tiba listrik padam.

“Kalau malam kan tentu pemakaian listriknya sangat dibutuhkan, tiba-tiba mati dan setelah itu langsung saya laporkan ke PLN,” katanya.

Namun, anehnya dikatakan oleh Koming sapaan akrabnya bahwa dirinya tidak ada mendengar warga yang mengeluh.

“Dulu saat restoran, dan penginapan masih jalan, jangankan tiga jam, satu jam listrik padam pun sudah banyak yang mengeluh. Tapi sekarang tidak saya dengar,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer Unit Layanan dan Pengadaan PLN Gianyar, Billy Ramadhana mengatakan laporan warga ditindaklamjuti dengan menerjunkan petugas ke lapangan.

“Petugas kami langsung mengevakuasi ular yang mati tersebut dan memperbaiki jaringan listrik yang padam,” ujarnya.

“Kedepan kami akan memasang jaring, supaya ular tidak bisa masuk kedalam gardu,” tambahnya demikian. (ning)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas