UKK di SMK PGRI 3 Denpasar Ujikan Materi Set up Menu, Make Up Room dan Walk in Guest

    


Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan Akomodasi Perhotelan yang menguji siswa dengan kompetensi keahlian Front Office - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Keahlian meracik menu dan menyajikannya kepada tamu hotel menjadi mata uji utama bagi siswa jurusan Tata Boga SMK PGRI 3 Denpasar. Satu set menu yang diujikan terdiri dari masakan Fish Brusceta, Chicken Powder, Stuffed Chicken with Barbeque Sauce Assorted Vegetables Cateau Potatoes dan Soya Pudding with Fruit Cocktail.

Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) itu melibatkan 181 siswa. Satu per satu mereka mendapatkan giliran menunjukkan keahliannya sebagai peramu makanan sekaligus sebagai penyaji.

Profesional di bidang Tata Boga yang didatangkan sebagai penguji berasal dari Hotel Intercontinental, Hotel Patra Jasa dan Inna Grand Bali Beach.

“Penguji langsung dari hotel yang ahli di bidangnya. Siswa membuat tiga porsi makanan yang disajikan untuk tamu dan asesor,” jelas Kepala Program Tata Boga SMK PGRI 3 Denpasar, Ni Kadek Astria Dewi, Rabu, 22 Februari 2017.

Meski ujian praktik itu masih dalam kegiatan akademis, namun penguji memberikan ruang khusus untuk siswa dan tamu untuk saling berinteraksi. Dalam kondisi riil seperti itu, menurut Astria, keunggulan siswa akan mudah terlihat.

“Ketrampilan yang dimiliki siswa cukup punya cita rasa seni meracik kuliner yang tinggi. Tidak ada komplain dari tamu,” ungkap Astria.

Dalam waktu bersamaan, UKK juga dilaksanakan untuk jurusan Akomodasi Perhotelan (AP). Ruang uji dilakukan di laboratorium hotel yang ada di sekolah itu dengan fasilitas pendukung berupa kamar hotel dan counter reception.

Guru pengawas dari SMK PGRI 3 Denpasar - foto: Koranjuri.com

Guru pengawas dari SMK PGRI 3 Denpasar – foto: Koranjuri.com

Wakil Kepala Humas SMK PGRI 3 Denpasar, I Nengah Karji mengatakan, jurusan AP yang terdiri dari House Keeping (HK) dan Front Office (FO) mengujikan dua tema sesuai kompetensi. Tema UKK House Keeping adalah make up room atau menyediakan kamar untuk tamu.

Sedangkan di kompetensi FO, siswa mendapatkan tema ujian praktik walk in guest atau menerima kedatangan tamu tanpa reservasi. Terkait dengan hal itu, kemampuan bahasa asing yang dikuasai siswa juga sangat menentukan untuk mendongkrak nilai.

“Komunikasi dilakukan dalam bahasa Inggris. Selain itu, ada juga test case atau uji kasus jika ada komplain atau permintaan khusus dari tamu. Format bertema dan uji kasus, sudah ada dalam poin POS UKK” ujar Nengah Karji.

Ujian Kompetensi Keahlian itu digelar selama lebih dari sepekan, mulai 20-28 Februari 2017 dengan diikuti 668 siswa. Setiap siswa mendapatkan waktu sekitar 10 menit dengan 6 orang penguji.
“Nilai praktik ini nantinya akan digabungkan dengan nilai UN untuk menentukan kelulusan siswa,” jelasnya.
 
 
Way