Tony Q Rastafara Ogah Bikin Lagu Berlirik Cengeng

    


Tony Waluyo Sukmoasih atau Tony Q Rastafara menunjukkan album kompilasi band asal Bali berjudul Bali Sands. Tony memfasilitasi peluncuran album tersebut dibawah label Salam Damai Production - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dibalik sukses karir sebagai musisi reggae tanah air, Tony Q Rastafara ternyata memendam jiwa religius yang selalu ia tuangkan dalam karya-karya lagunya. Baginya, lagu adalah pesan positif yang disampaikan ke masyarakat dan memiliki nilai syiar.

Ditemui di X-Bar Cafe yang berlokasi di kawasan Canggu, Badung, Bali, maestro reagge bernama asli Tony Waluyo Sukmoasih itu mengungkap proses penciptaan lagu-lagu yang mengangkatnya menjadi sosok maestro reagge tanah air.

“Kalau menulis lagu yang membangkitkan semangat, jadi orang termotivasi, bukan sebaliknya, lagu yang mudah bikin patah hati, karena menurut saya dampaknya juga bisa saja fatal menulis lirik lagu yang membuat orang patah semangat,” jelas Tony.

Sekali lagi Tony menegaskan, apa yang ia sampaikan melalui lagu dan musik merupakan sebuah syiar. Ia juga berkaca dari sosok Eyang Kakungnya yang semasa hidup menjadi seorang Kyai di Kota Solo yang tak lepas dari syiar agama.

Dalam setiap lirik lagu yang ditulis, dikatakan Tony, ia kerap mengambil inspirasi dari dinamika sosial yang terjadi di tanah air.

“Saya suka membaca, dari situ biasanya ada inspirasi yang saya tuangkan menjadi lagu,” ujarnya.

Figur Tony Q Rastafara sebagai musisi reagge tanah air dan cukup dikenal, tidak menjadikan dirinya larut dalam kehidupan glamour artis. Tony tetap menjadi sosok musisi dan artis yang membumi dan sederhana. Bahkan menurutnya, di rumahnya ia tidak memiliki studio musik.

Sejumlah alasan diungkap, kenapa Tony tak mau membangun studio musik.

“Padahal bangun studio sendiri di rumah gampang banget dan tidak mahal. Tapi bukan itu persoalannya, saya hanya ingin menjaga semangat saya dengan tetap melakukan hal seperti ketika saya dulu berjuang di musik. Jadi sampai saat ini saya menyewa studio,” jelasnya.

Hal yang sama juga ia katakan, ketika membantu musisi dan band-band lokal untuk memiliki sebuah album.

“Membantu musisi dan band-band baru juga jadi bagian syiar saya, kita tidak tahu, dari sekian banyak musisi itu nantinya akan jadi star,” ujar Tony.

Setelah merilis album terbaru berjudul ‘Gembira Adalah Obat’ Tony tengah menyiapkan album susulannya. Saat ini baru memasuki tahap mixing. (Way)