Tongkang Bermuatan Bio Solar Tanpa Dokumen Diamankan di Selat Philips Timur

    


Sebuah Tongkang dengan muatan Bio Solar tanpa dilengkapi dokumen Delivery Order terjaring operasi Koarmada I di Perairan Selat Philips Timur, Tanjung Balai Karimun, Senin (4/2/2019) lalu - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Sebuah
Tongkang dengan muatan Bio Solar tanpa dilengkapi dokumen Delivery Order terjaring operasi Koarmada I di Perairan Selat Philips Timur, Tanjung Balai Karimun, Senin (4/2/2019) lalu.

Seharusnya kapal yang mengangkut BBM jenis bio solar dilengkapi dokumen dari Pertamina. Operasi pengamanan dilakukan oleh KRI Siwar-646 Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I.

Bersama tongkang yang diamankan ada Tugboat yang mengawal.

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka Komandan KRI Siwar-646 Letkol Laut (P) Marvill M.F.E. Djoen, S.E., M.Tr.Hanla., memerintahkan agar Kapal TB. Citra 59 dan TK. OB. Citra 50002 tersebut

“Kapal itu diadhoc ke Lanal Tanjung Balai Karimun untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” jelas Komandan KRI Siwar-646 Letkol Laut (P) Marvill M.F.E. Djoen, S.E., M.Tr. Hanla.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui nama Kapal tersebut yakni TB. Citra 59, Tonage 141 GT dan TK. OB. Citra 50002, Tonage 2.818 GT. Pemilik kapal berkebangsaan Indonesia dengan nahkoda bernama Chryss Jan Manopo.

“Pemilik PT. Citra Maritime Batam. Saat diamankan Tongkang membawa 16 ABK Jumlah, dengan muatan Bio Solar 3.229,823 metric ton, Rute Pelayaran dari Pulau Sambu tujuan Jambi,” jelas Djoen. (*)