Tol Laut Berhasil Turunkan Harga 20 Persen di Indonesia Timur

    


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan/foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengapresiasi kehadiran 50 negara dengan 600 peserta di acara World Ports Conference Ke-30 di Nusa Dua Bali.

Menurut Luhut, APBN hanya mengcover 20 persen pembangunan infrastruktur nasional.

“Jadi kita tetap membutuhkan investor dari luar. Pertemuan ini sangat menguntungkan untuk Indonesia,” jelas Luhut Binsar Panjaitan di Nusa Dua, Bali, kemarin (10/05/2017).

Menko Kemaritiman mengatakan, jalur tol laut yang digagas pemerintahan Joko Widodo mulai terlihat hasilnya. Dweeling Time di pelabuhan dinilai sudah cukup efisien dan menyamakan harga produksi di wilayah Indonesia Timur dengan wilayah Indonesia lainnya.

“Bukan hanya dweling time yang turun tapi juga cost yang rendah supaya harga bisa kompetitif,” ujarnya.

Di wilayah Indonesia Timur, menurut Menko Bidang Kemaritiman, penurunan harga rata-rata mencapai 15-20 persen. Untuk mengejar efisiensi harga, pemerintah juga membangun 30 titik logistik di Indonesia Timur dan Barat. Terutama di wilayah terpencil untuk gudang logistik.

“Dengan demikian harga dapat dimaintain agar tidak terlalu tinggi bedanya dengan di Surabaya dan Jakarta,” jelas Luhut.
 
 
Way