Titip Pesan Buat Ayah, Napi Lapas Kerobokan Akhiri Hidup

    


Ilustrasi

KORANJURI.COM – Terpidana 8,3 tahun dalam kasus pelecehan seksual bernama Rahma Prasetyo nekad mengakhiri hidupnya di dalam Lapas Kerobokan. Pria asal Banyuwangi tersebut sudah menjalani masa hukuman 1,3 tahun.

Sebelum mengakhiri hidup, Rahma sempat menuliskan pesan dalam buku yang ditujukan kepada kedua orangtuanya. Isi surat itu cukup menyayat hati, “Buat Ibuk ku dan Bapak aku sayang kalian jangan lupa kirim doa buat aku ya buk dan bapak. Salam juga buat Weke jangan pikirin aku. Aku udah di alam yg tenang kok. Maaf jika anakmu sering berbuat salah buk dan bapak. Aku sayang kalian dari ku Rama”.

Selain pesan kepada kedua orangtuanya, korban juga menyebut nama kedua anaknya yang masih kecil, termasuk pesan yang ditujukan untuk istrinya. Peristiwa itu terjadi pada Minggu dini hari, 5 Pebruari 2017 sekitar pukul 00.10 wita, di kamar mandi blok Karangasem kamar nomor 5, Lapas Klas II A Kerobokan, Denpasar.

“Ditemukan di kamar mandi oleh sesama napi yang mau masuk ke toilet,” jelas Waka Polres Badung Kompol Erwin Pratomo, Minggu, 5 Februari 2017.

Korban ditemukan tergantung di kamar mandi dengan leher terikat kain. Jenasah kemudian dibawa ke RS Sanglah Denpasar.
 
 
Yan