Tingkatkan Kompetensi Guru, SMK Ma’arif NU 1 Bener Gelar IHT IKM

oleh
Pembukaan IHT IKM di SMK Ma'arif NU 1 Bener, Purworejo, Rabu (24/05/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bertempat di aula setempat, SMK Ma’arif NU 1 Bener, Purworejo menggelar IHT (In House Training) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tahun pelajaran 2023/2024, Rabu (24/05/2023).

Dibuka oleh Pengawas SMK dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng H. Achmad Chamdani, M.Pd., IHT diikuti oleh 34 guru dan karyawan, dengan menghadirkan dua narasumber, Ibnu Haris, S.Pd., dari SMK TI Kartika Cendekia Purworejo dan H..Bani Mustofa, M.Pd., pengawas SMK dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng.

Dijelaskan oleh Kepala SMK Ma’arif NU 1 Bener, Purworejo M.Churdaini, S.Pd.I, M.Pd., diadakannya IHT untuk upgrade kurikulum 2023/2024. Para karyawan juga diikutsertakan dalam IHT ini, supaya mereka juga memahami dan dalam melayani guru lebih cepat.

“IHT dilaksanakan secara teori dan praktek. Teori di hari Rabu (24/05/2023) dan praktek di hari Kamis (25/05/1/12),” ungkap Churdaini, di sela kegiatan.

Churdaini menyebut, adanya pemateri dari SMK TI Kartika Cendekia Purworejo yang kini telah menyandang sebagai sekolah PK, hal itu untuk sinkronisasi program-program dari SMK PK bagi sekolah-sekolah yang diimbas.

Tujuan IHT, menurut Churdaini, untuk mengupgrade wawasan dan pengetahuan dalam rangka menyikapi kurikulum yang terus berkembang. Karena itu IHT selalu diadakan di awal tahun pelajaran sebelum penyusunan kurikulum.

Harapannya, kata Churdaini, setelah mengikuti IHT, wawasan guru bertambah luas, baik itu kaitannya dengan kurikulum itu sendiri maupun kelengkapan yang ada di kurikulum dan kelengkapan pengajarannya yang secara otomatis upgrade sesuai dengan yang diharapkan di kurikulum 2023/2024.

“Sehingga bapak ibu guru harus menyesuaikan, kaitannya dengan perangkat pembelajaran, metode pembelajarannya sumber belajarnya, medianya dan lainnya,” terang Churdaini.

Lebih lanjut Churdaini menjelaskan, di SMK Ma’arif NU 1 Bener memiliki banyak kompetensi keahlian, yakni Teknik Bodi Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Bisnis Digital dan Akuntansi.

“Kini kita dalam proses untuk menambah satu jurusan lagi, yakni Busana. Doakan segera mendapatkan ijin dan tahun ini sudah bisa menerima siswa,” pungkas Churdaini. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News