Tim SAR Gabungan Bertahan 24 Jam Hadapi Erupsi Besar GA

    


209 orang tim SAR gabungan siaga selama 24 jam penuh dan siap dikerahkan sewaktu-waktu. Dukungan personil juga datang dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – 209 orang tim SAR gabungan siaga selama 24 jam penuh dan siap dikerahkan sewaktu-waktu. Dukungan personil juga datang dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya.

Termasuk personil dari potensi SAR Surabaya, Jember dan Banyuwangi.

“Posko utama Tanah Ampo diperkuat oleh 33 personil, begitu pula di pos Aju Rendang,” jelas ketua Basarnas Bali, I Gede Ardana ditemui di Nongan, Karangasem.

Selain itu tim SAR gabungan juga dilengkapi dengan kendaraan operasional yang sebagian besar berupa truk personil. Ardana mengatakan, tim SAR berupaya mengevakuasi warga yang saat ini masih berada di zona KRB.

“Ini soal erupsi vulkanik. Kami bekerja sebelum erupsi besar terjadi, sesudah itu kami tidak bisa berbuat banyak,” jelas Ardana.

Erupsi kembali terjadi dengan disertai semburan asap tebal berwarna kelabu, Jumat, 8 Desember 2017 sekitar pukul 07.59 wita.

Asap membubung setinggi 2100 meter diatas puncak yang condong bergerak ke arah tenggara.

“Volume abu vulkanik yang keluar dari kawah masih sangat sedikit. Hujan abu tipis terjadi hanya di sekitar di desa di lereng Gunung Agung, seperti di Dusun Dukuh Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem,” ujar Kasubid Mitigasi Bencana Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kemal Syahbana.(Way)

Hits: 0