Tim Khusus Kejar Pelaku Pembunuhan Mantri Sugeng

    


Polres Kebumen bentuk tim khusus untuk mengungkap kasus pembunuhan Mantri Sugeng – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tewasnya tenaga medis Mantri Sugeng (38), warga Desa Banjurpasar, Buluspesantren, Kebumen, pada Sabtu (21/01) pagi, membuat jajaran Satreskrim Polres Kebumen terus bekerja keras untuk mengungkapnya.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kebumen, AKBP Alpen melalui Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Kholiq Salis Hirmawan, SH. Pihak Polres Kebumen telah membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku pembunuhan Sugeng Riyadi, alias Mantri Sugeng tersebut.

Tim terdiri dari jajaran Satreskrim Polres Kebumen, Unit Reserse Polsek Buluspesantren, jajaran Sat Intel, serta Jatanras Polda Jawa Tengah. Mereka diturunkan untuk mengungkap kasus pelik ini.

“Tim dibentuk untuk mempercepat pengungkapan kasus itu,” terang Kholiq.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jelas Kholiq, kuat dugaan, bahwa pelaku pembunuhan lebih dari satu orang. Hal itu dilihat dari jejak tapak kaki di atas genangan darah, dimana terdapat jejak tanpa alas kaki, juga ada jejak sepatu.

Lanjut Kholik, perwira polisi yang pernah menjadi Panit 2 Unit 3 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Jateng, korban juga sempat melakukan perlawanan, dilihat dari kondisi ruang tamu yang berantakan, termasuk meja kursi terbalik.

Disamping pembunuhan, polisi menduga motif pelaku adalah menguasai barang-barang milik korban, terbukti ada beberapa barang milik korban hilang, diantaranya satu unit mobil, satu unit sepeda motor, beberapa telepon genggam dan sejumlah perhiasan milik korban.

Tim Inafis Polres Kebumen sendiri, saat ini sedang menuju RSU Dr. Margono di Purwokerto untuk melakukan otopsi terhadap tubuh korban.

Sebelum dibawa ke RS Dr Margono, jenasah korban sempat dibawa ke ruang jenasah RS dr Sudirman, Kebumen. Menurut dokter yang melakukan pemeriksaan awal, ada sebilah pisau yang menancap di leher korban dan seutas tali melilit di leher. Tim Medis RSUD dr Soedirman tidak melakukan tindakan medis apapun terhadap tubuh korban demi menjaga status quo mayat.

Terpisah, Kapolres Kebumen menghimbau pada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan, aktifkan kembali siskamling dan segera melapor kepada aparat setempat jika melihat sesuatu yang mencurigakan.
 
 
Jon