Tim Asistensi Supervisi Polres Purworejo Kunjungi Pos UKL PPKM Mikro Desa Bajangrejo

    


Tim Asistensi Supervisi Polres Purworejo, saat mengunjungi Pos UKL PPKM Mikro di Desa Bajangrejo, Banyuurip, Selasa (23/02/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tim Asistensi Supervisi Polres Purworejo, mengunjungi Pos UKL PPKM Mikro di Desa Bajangrejo, Banyuurip, Selasa (23/01/2022).

Kedatangan tim yang diketuai Kabagren Polres Purworejo, Kompol Trasmaka itu, diterima Kapolsek Banyuurip, Iptu Benny Murtopo dan jajarannya, serta pemdes Bajangrejo. Tim ini melakukan pengecekan pelaksanaan PPKM
(pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro.

“Itu sesuai instruksi Mendagri no 3 tahun 2021, yang kemudian diperbarui dengan no 4 tahun 2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sampai di tingkat desa,” jelas Iptu Benny Murtopo, Kapolsek Banyuurip, usai kegiatan.

Tujuan dari adanya PPKM Mikro tersebut, kata Benny, untuk mengantisipasi terjangkitnya penyebaran covid 19 sampai tingkat desa. Benny minta untuk betul-betul diantisipasi sehingga warga masyarakat yang terpapar ini semakin sedikit dan semakin tidak ada (hilang).

Dijelaskan pula oleh Benny, masing-masing desa di seluruh wilayah Banyuurip sudah terbentuk Pos UKL PPKM Mikro, dengan jumlah 27, meliputi 24 desa dan 3 Kelurahan.

Pada Pos UKL PPKM mikro ini, terang Benny, ada 4 satgas di dalamnya, pencegahan, penanganan, pembinaan dan administrasi.
Masing-masing satgas terdiri dari beberapa unsur personil pemdes, kecamatan, Koramil, Polsek, dan Puskesmas. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda juga dilibatkan dalam kegiatan PPKM mikro ini.

“Tim mengecek sarana prasarana, struktur organisasi, panel data, dan bukti-bukti kegiatan PPKM Mikro,” kata Benny.

Benny berharap, dari pelaksanaan PPKM mikro, dari Satgas yang sudah terbentuk melakukan pencegahan, penanganan, dan pembinaan, sehingga betul-betul bisa berjalan.

Adanya PPKM mikro ini, bisa menyentuh masyarakat, sehingga masyarakat betul-betul peduli, sadar bahwa pandemi Covid-19 ini masih ada di lingkungan mereka, yang perlu diantisipasi sehingga warga masyarakat terbebas dari tertularnya Covid 19.

“Jika ada warga yang terpapar, dari satgas penindakan ini, melakukan 3 T, tracking, tes dan treatment. Posko UKL PPKM mikro ini, standby 24 jam,” pungkas Benny. (Jon)