Tertarik Inovasi di Desa Ini, Gubernur Jateng Kunjungi Desa Krandegan

    


Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Rabu (07/10/2020), saat mengunjungi Desa Krandegan, Bayan, Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Rabu (07/10/2020), mengunjungi Desa Krandegan, Bayan, Purworejo.

Alasan kunjungannya itu, karena Ganjar tertarik dan ingin membuktikan kebenaran informasi tentang beragam inovasi yang dilakukan oleh desa yang terkenal di berbagai media itu.

Dalam kesempatan itu, kepada Kepala Desa Krandegan, Dwinanto, gubernur menanyakan banyak hal tentang inovasi apa saja yang telah dilakukan oleh Pemdes Krandegan.

Dwinanto pun memberikan penjelasan secara gamblang selama hampir satu jam. Dirinya bercerita tentang beragam inovasi yang dilakukan oleh desa yang baru-baru ini dinobatkan sebagai juara satu Kampung Siaga Candi oleh Polda Jawa Tengah.

“Beragam inovasi itu, diantaranya, Telu Nulung Siji, irigasi gratis, pengelolaan zakat dan sedekah, dapur umum, meja anti lapar, mobil anti lapar, pasar bergerak, bantuan cair langsung, wifi gratis, dan berobat gratis,” jelas Dwinanto.

Termasuk didalamnya, terang Dwinanto, adalah inovasi di bidang teknologi informasi berupa toko online, pembayaran online, layanan surat – menyurat online, hingga ojek online.

Gubernur Ganjar Pranowopun memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas beragam inovasi yang telah dilakukan Pemdes Krandegan.

“Ini salah satu terobosan yang luar biasa, dimana sebuah desa mampu membuat beragam inovasi yang sangat menarik guna mendukung pemerintahan desa dan memenuhi kebutuhan warga. Bahkan bisa membuka lapangan pekerjaan yang benar-benar baru,”kata gubernur.

Dalam kesempatan itu, Dwinanto juga menyampaikan bahwa aplikasi yang ada itu oleh BUMDES Krandegan dijual ke desa lain, sehingga mendapatkan pemasukan untuk desa. (Jon)

Dirinya menyampaikan bahwa ada dua impian besarnya terkait desa yang dia pimpin, yaitu digitalisasi dan BUMDES yang mapan.

“Kedua impian saya itu saya lebur dengan membangun BUMDES yang menjual dan melayani produk digital. Kebetulan di Purworejo belum ada BUMDES yang bergerak di bidang itu,” kata Dwinanto. (Jon)