Tertahan di Ngurah Rai, 2 Warga Nepal Nekad Telan Sabu-sabu Senilai Rp 1 Milyar

    


Dua orang warga Nepal yang nekad menelan sabu-sabu untuk diselundupkan ke Bali - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – 2 orang warga Nepal ditangkap di terminal kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Keduanya yakni, NMG (33) dan JKT (27).

Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono menjelaskan, penangkapan dilakukan dalam waktu yang berbeda, NMG ditangkap pada 25 Mei 2019 dan JKT pada 26 Mei 2019.

“Keduanya diamankan terkait dengan upaya penyelundupan narkotika,” jelas Himawan Selasa (2/7/2019).

Sementara, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT Sutikno, menjelaskan kronologi penindakan terhadap tersangka NMG.

“Sekitar pukul 01.15 dini hari WITA tanggal 25 Mei 2019, NMG tiba di Bandara Ngurah Rai dengan pesawat Air Asia FD 398 rute Bangkok-Denpasar,” jelas Sutikno.

Setelah melewati pemeriksaan X-Ray, petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan milik pelaku. Petugas kemudian melanjutkan dengan pemeriksaan badan dan rontgen di rumah sakit.

Berdasarkan hasil rontgen, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan NMG. Setelah dikeluarkan, benda mencurigakan di saluran pencernaan pelaku merupakan narkotika sebanyak 63 bungkus plastik dengan berat total 506,53 gram netto.

“Mereka melakukan aksi nekad dengan metode telan. Ini bisa membunuh pelaku sendiri,” ujarnya demikian.

Sehari kemudian, bea cukai menggandeng polisi untuk pengembangan kasus tersebut dan berhasil menangkap JKT pada 26 Mei 2019.

“Dari keterangan yang diberikan, NMG mengaku diminta untuk bertemu dengan JKT di sebuah pusat perbelanjaan. Jadi pada 26 Mei 2019, tim kami bersama tim Sat Resnarkoba Denpasar mulai bergerak,” jelas Sutikno.

Sekitar pukul 20.40 Wita, tim gabungan berhasil mengamankan tersangka JKT dengan barang bukti berupa 1 buah plastik kemasan roti berisi Kristal bening seberat 216,89 gram netto sabu-sabu.

Total barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka, yakni 723,42 gram netto sabu-sabu. Nilai jual sabu-sabu tersebut di pasaran mencapai lebih Rp 1 milyar.

Kedua tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Satresnarkoba Polresta Denpasar. (*)