Terdampak Longsor dan Banjir, Jaringan Distribusi PDAM Purworejo Normal

    


Proses perbaikan jaringan pipa PDAM di Bleber, Bener yang terkena longsor, Senin (18/3) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Beberapa hari lalu, di sejumlah wilayah di Kabupaten Purworejo mengalami musibah banjir dan tanah longsor. Ini dikarenakan, hujan yang terus turun selama dua hari, sejak Sabtu (16/3/2019) hingga Minggu (17/3/2019).

Dampak dari peristiwa ini, jaringan pipa distribusi air PDAM di Bleber, Bener, tepatnya dari Medono ke Bener, mengalami sedikit gangguan, karena tertimpa tanah longsor. Sambungan pipa lepas. Hal ini mengakibatkan aliran air ke pelanggan area Bener, terputus.

Namun hal itu tak berlangsung lama. Tim dari divisi Cabang Bener, divisi kehilangan air, dan divisi distribusi, langsung ke lokasi untuk melakukan perbaikan, Senin (18/3/2019) pagi. Hanya beberapa jam dilakukan perbaikan, aliran air kembali lancar.

Saat proses perbaikan berlangsung, dari PDAM juga mempersiapkan satu tangki air bersih, untuk warga/pelanggan yang membutuhkan.

“Secara keseluruhan, jaringan distribusi PDAM relatif aman. Meski curah hujan tinggi, Bendung Boro juga aman,” ungkap Hermawan Wahyu Utomo, ST, Direktur PDAM Purworejo, Rabu (20/3/2019).

Dijelaskan oleh Hermawan, selama terjadinya musibah banjir tersebut, dari PDAM Purworejo juga mensuplai beberapa tangki air bersih untuk warga yang terdampak banjir, terutama di wilayah Purwodadi dan Bagelen.

Tak hanya itu. Secara internal, dari PDAM juga mengumpulkan sumbangan sembako, untuk membantu para korban banjir ini.

“Itu sebagai bentuk kepedulian kami untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah,” pungkas Hermawan. (Jon)