Terdakwa Kasus Penggelapan di Eksekusi Setelah Kalah di Tingkat Kasasi

    


Wildan (28), terdakwa kasus penggelapan yang semula divonis bebas, akhirnya divonis 12 bulan oleh pengadilan tinggi, setelah Kejaksaan Negeri Purworejo melakukan banding - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satreskrim Polres Purworejo berhasil menangkap Achmad Wildan Najib Syahbal (28), warga jalan KHA Dahlan, Kecamatan Purworejo, pada Selasa (22/09/2020) lalu.

Wildan, merupakan terdakwa kasus penggelapan, yang sebelumnya telah divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Purworejo, namun Kejaksaan Negeri Purworejo mengajukan kasasi. Oleh Pengadilan Tinggi, akhirnya diputuskan kalau Wildan bersalah dan dijatuh hukuman selama 12 bulan.

Untuk melaksanakan eksekusi putusan kasasi tersebut, Kajari Purworejo meminta bantuan Satreskrim Polres Purworejo untuk melakukan penangkapan terhadap Wildan. Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Agil Widiasampurna.

“Kejari meminta bantuan kepada kita untuk melakukan penangkapan, karena yang bersangkutan sudah di panggil dua kali untuk datang ke kejaksaan, namun tidak mengindahkannya,” jelas Agil, Selasa (29/09/2020).

Dari permintaan kejaksaan tersebut Satreskrim langsung melakukan penyelidikan untuk mencari posisi yang bersangkutan.

Setelah ditemukan posisi Wildan, Satreskrim langsung melakukan penangkapan di rumah orang tuanya kemudian dibawa ke Mapolres Purworejo.

“Selanjutnya, langsung diserahkan ke Kejaksaan Negeri Purworejo,” ungkap Agil.

Menurut Agil, terdakwa merupakan pelaku tindak penggelapan sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan beberapa waktu yang lalu”, pungkas Kasat Reskrim Polres Purworejo. (Jon)