Terbelit Persoalan, Agustinus Nekad Panjat Tiang Baliho

    


Sejumlah petugas berusaha membujuk Agustinus yang nekad memanjat tiang baliho untuk menyampaikan masalahnya - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Ada-ada saja ulah yang dilakukan pemuda bernama Agustinus ini. Karena didera suatu masalah, ia nekad memanjat tiang baliho setinggi 30 meter di kawasan Canggu, Kabupaten Badung, Bali, pagi tadi sekitar pukul 07.30 wita.

Niat pemuda asal Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur ini, sepertinya memang bukan untuk bunuh diri tapi mencari perhatian atas masalah yang membelitnya. Bahkan Kapolres Badung, AKBP Ruddi Setiawan harus ikut naik ke tiang baliho untuk ikut membujuk.

“Kita bujuk untuk turun dan membicarakan masalah apa dan pesan apa yang ingin disampaikan,” kata Kapolres Badung, AKBP Ruddi Setiawan, Kamis, 18 Agustus 2016.

Di puncak baliho, pria nekad tersebut mengibarkan bendera merah putih dan spanduk berisi pesan. Ruddi menuturkan, Agustinus punya sejumlah permintaan agar mau turun dari menara baliho. Salah satunya bertemu dengan Komandan Kodim Ngada, Flores, NTT.

Ruddi menjelaskan, Agustinus meminta kejelasan kematian keponakannya dari Dandim Ngada. “Yang bersangkutan mengatakan keponakannya meninggal kecelakaan waktu mengendarai sepeda motor milik TNI,” jelas Ruddi Setiawan.

Pada saat yang sama, Kapolres Badung, AKBP Ruddi Setiawan mengatakan, Dandim Ngada tengah berada di Bali. Saat ini pertemuan keduanya tengah diupayakan.

“Agustinus baru saja sampai di Bali. Dia berangkat Sabtu kemarin dengan bus dan kapal laut,” jelas Ruddi.
 
 
way/yan