Terapkan Blended Learning, LSPR Bali Efektifkan Perkuliahan

    


General Manager LSPR Bali Yackie, SE - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – LSPR Bali mulai membuka Blended Learning atau pola yang memadukan pembelajaran offline dan online. Blended Learning program adalah program pendidikan yang menerapkan 50 persen offline dan 50 persen online yang diselenggarakan pertama kalinya di Bali oleh LSPR.

General Manager LSPR Bali Yackie, SE., menjelaskan di tahun ajaran baru 2019/2020, pihaknya menerapkan program Blended Learning. Dengan program itu, kata Yackie, sistem pembelajaran menjadi lebih cepat dan efektif jika dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.

Yackie juga menyatakan, pembelajaran itu bukan hanya diperuntukkan bagi mahasiswa baru, tapi juga untuk para dosen dan pengajar di LSPR Bali.

“Diharapkan para dosen juga melakukan adaptasi dengan pembelajaran baru ini,” jelas Yackie saat menggelar keterangan pers di Kampus LSPR Bali, Kamis, 22 Agustus 2019.

Secara offline mahasiswa akan mendapatkan materi dengan bertatap muka secara langsung dengan dosen. Sedangkan pembelajaran secara online, dosen akan memberikan materi dalam bentuk softcopy yang diberikan melalui alat elektronik maupun email mahasiswa.

Kampus LSPR Bali juga menerapkan program familiarisasi Dosen baru yang kegiatannya berisikan presentasi akademik, blended learning overview, peraturan domestik dan LSPR Blended Learning Program Lecturer guidelines.

“Outcome kegiatan ini adalah agar para dosen dapat beradaptasi dengan proses belajar mengajar di LSPR. Acara ini merupakan langkah kelanjutan LSPR dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga pengajar Ilmu Komunikasi,” jelas Yackie.

LSPR Bali menjalin kerjasama dengan Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI). Hal ini juga dilakukan untuk merangkul Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi dalam memberikan kontribusinya di bidang pendidikan.

LSPR Bali hingga saat ini memiliki dua prodi yakni, program studi vokasi dan Blended Learning. Yackie mengatakan, dua prodi itu dapat dipilih oleh calon mahasiswa baru. Selain itu, pihaknya juga memberikan beasiswa untuk seluruh mahasiswa. Total beasiswa yang diberikan mencapai puluhan juta.

Ditambahkan Yackie, tamatan LSPR saat ini telah mengisi berbagai sektor industri dan umum. Sejak tahun 2016, pertumbuhan minat calon mahasiswa LSPR Bali terus mengalami kenaikan. (Way)