TCC Perumahan KBN Purworejo Peduli Bencana

    


Komunitas Sepeda TCC ( Tazz Cycling Club) Perumahan KBN Purworejo, saat mengadakan bakti sosial, Minggu (24/3), di lokasi terdampak banjir di wilayah Purwodadi dan Bagelen - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Purworejo, akibat hujan yang turun selama dua hari sejak Sabtu (16/3) hingga Minggu (17/3) lalu, menjadikan banyak pihak ikut peduli.

Seperti yang dilakukan Komunitas Sepeda TCC (Tazz Cycling Club) Perumahan KBN Purworejo, Jawa Tengah. Komunitas yang berisi para penggemar olahraga sepeda ini, memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Kecamatan Purwodadi dan Bagelen Kabupaten Purworejo, Minggu  (24/03).

Dijelaskan oleh Ketua TCC, Iwan Mardi Winarso atau biasa dipanggil Arsok, kegiatan aksi bakti sosial ini dalam rangka meringankan beban para korban bencana banjir, terutama  untuk di sekolahan yang terdampak banjir parah.

“Tujuan kita memang fokus membantu untuk sekolahan, karena akibat banjir banyak alat-alat peraga pendidikan terendam banjir yang bisa mengganggu kegiatan belajar dan mengajar,” jelas Arsok, di sela-sela kegiatan.

Kali ini, TCC mengadakan kegiatan bakti sosial di SDN Ketangi, Purwodadi, dan MI Al Huda Kebonsari, Bagelen, yang terendam banjir hampir satu meter lebih. Semua buku pelajaran, dokumen penting, serta alat elektronik terendam banjir, sehingga rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

TCC fokus memberi bantuan kebutuhan sekolah, sekalian mendata kebutuhan sekolah yang perlu dibantu, seperti buku pelajaran, alat komputer, atau lainnya.

“Dengan kegiatan ini, semoga bisa bermanfaat untuk korban bencana, dan bisa menjadi inspirasi komunitas komunitas lainnya, untuk saling membantu sesama,” pungkas Arsok.

Bakti sosial TCC ini, mendapat apresiasi dari Kepala Sekolah MI Al-Huda, Muh Atik. Muh Atik mengucapkan terima kasih kepada Komunitas sepeda TCC yang sudah membantu sekolahnya, dengan memberikan kebutuhan sekolah yang sangat dibutuhkan anak didik di sini.

“Semoga dengan bantuan ini murid MI Al Huda bisa mulai lagi kegiatan belajar mengajar yang selama 1 minggu kita liburkan,” terang Muh Atik. (Jon)