Tari Jaranan Kolosal 5.000 Orang di Solo Pecahkan Rekor LEPRID

    


5.000 orang penari Jaranan yang dipentaskan di Stadion Sriwedari Solo dalam memeriahkan Hari Tari Sedunia tahun 2019. Tarian kolosal itu sekaligus memecahkan rekor LEPRID ke-481 - foto: Djoko Judiantoro/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pemerintah Kota Surakarta sukses menggelar tari jaranan kolosal yang diikuti oleh 5.000 penari di Stadion Sriwedari Solo, Senin, 29 Apr 2019.

Acara itu sekaligus memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) ke-481. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum dan Pendiri LEPRID Paulus Pangka di lokasi acara.

Acara yang digelar tepat pukul 15.00 Wib itu juga disaksikan oleh ribuan orang warga Surakarta. Pemerintah Kota Surakarta menginisiasi tarian kolosal itu dalam memeriagkan Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April.

“Ini menjadi pelestarian dalam mewujudkan Solo berbudaya. Di dalam menjaga kebersamaan sesama warga masyarakat Kota Solo,” kata Walikota Solo FX Rudyatmo, Senin, 29 April 2019.

Tagline yang diangkat pada Hari Tari Sedunia tahun 2019 di Kota Solo yakni, #Gegaramenari Hari Tari Sedunia dengan tajuk ‘Urip Mawa Urup, Urup Hanguripi’. (JK)